Tuesday, 27 January 2026
HomeKabupaten BogorKisah Pilu Pedagang Es Gabus Viral Bojonggede, Hidup di Rumah Rutilahu dan...

Kisah Pilu Pedagang Es Gabus Viral Bojonggede, Hidup di Rumah Rutilahu dan 4 Anak Putus Sekolah

Bogordaily.net – Pedagang es gabus Suderajat (49) yang viral dituding menggunakan bahan spons oleh aparat hidup memprihatinkan di Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada Selasa 27 Januari 2026.

Sebelumnya viral di media sosial pedagang es gabus dituding menggunakan bahan spons oleh sejumlah aparat TNI dan Polisi saat tengah berjualan pada Sabtu 24 Januari 2026.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net dilokasi terlihat, rumah pa Sudrajat masuk kedalam gang sempit dengan berlatar tulisan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Rumahnya terbilang sudah banyak yang rapuh pada bagian atap. Pa Suderajat diketahui sudah tinggal bertahun tahun di rumah tersebut.

Ditemui di kediamannya, Salah satu tetangga, Sudedi (72) mengungkapkan bahwa, pa Suderajat bersama keluarga telah tinggal dalam kondisi memprihatinkan selama 30 tahun lamanya.

Menurut tetangga, Suderajat sehari hari berjualan es gabus di wilayah Jakarta.

“Kalo tinggalnya disini udah lama ada 30 tahunan. Iya jualan es itu (es gabus),” kata Sudedi saat ditemui wartawan, Selasa 27 Januari 2026.

Menurut dia, Suderajat memiliki istri dan 5 orang anak, dan 4 diantaranya telah putus sekolah. Suderajat merupakan tulang punggung keluarga.

“Ada Istri, Ama anak nya 5, 4 putus sekolah, setau saya yang 2 udah kerja di Pasar,” jelasnya.

Kemudian, Suderajat memiliki riwayat kurang pendengaran sehingga terkadang sulit mendengar saat sedang berkomunikasi.

“Si bapa itu emang biasa biasa aja, orangnya agak kurang (kurang pendengaran). Kalo yang dibilang itu ga bener,” ujarnya.

Sementara itu, untuk saat ini Pemerintah telah memberikan bantuan untuk Suderajat berupa renovasi rumah yang saat ini telah dilakukan.

“Iya dibenerin pemerintah, baru dari pemerintah aja belum dari yang lain,” ungkapnya.

(Albin Pandita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here