Wednesday, 28 January 2026
HomeNasionalAtalia Praratya Soroti Penurunan Angka Pernikahan di Indonesia, Turun 15 Persen dalam...

Atalia Praratya Soroti Penurunan Angka Pernikahan di Indonesia, Turun 15 Persen dalam Empat Tahun

Bogordaily.net – Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menyoroti fenomena menurunnya angka pernikahan di Indonesia yang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menilai tren tersebut bukan hal biasa, melainkan sinyal adanya perubahan besar dalam cara masyarakat memandang institusi keluarga.

Pernyataan itu disampaikan Atalia dalam rapat kerja bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026.

Dalam forum resmi tersebut, Atalia menegaskan bahwa pengalaman pribadi yang dialaminya tidak bisa dijadikan patokan atau contoh bagi masyarakat luas.

“Apa yang terjadi pada saya tentu bukan menjadi contoh begitu ya,” ujar Atalia.

Angka Pernikahan Turun Rata-rata 15,1 Persen

Politikus Partai Golkar itu menekankan bahwa penurunan angka pernikahan secara nasional merupakan persoalan serius yang harus mendapat perhatian negara.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, angka pernikahan di Indonesia dalam rentang 2021 hingga 2024 mengalami penurunan rata-rata sebesar 15,1 persen.

Atalia menilai kondisi ini mencerminkan perubahan signifikan dalam pola pembentukan keluarga, terutama di kalangan generasi muda.

“Ini bukan sekadar angka, tapi menunjukkan ada perubahan besar dalam cara masyarakat memandang pernikahan dan keluarga,” katanya.

Atalia menilai tren ini harus dibaca lebih dalam, karena dapat berdampak pada struktur sosial dalam jangka panjang.

Menurutnya, semakin banyak anak muda yang menunda atau bahkan enggan menikah karena berbagai faktor, mulai dari ekonomi, gaya hidup, hingga perubahan nilai budaya.

Ia mengingatkan bahwa jika tidak diantisipasi, Indonesia bisa menghadapi situasi seperti sejumlah negara lain yang lebih dulu mengalami krisis pernikahan.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here