Bogordaily.net – Curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir berdampak langsung pada proses produksi air bersih.
Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengungkapkan bahwa meningkatnya debit air baku yang bercampur lumpur serta material dari hulu sungai membuat proses pengolahan membutuhkan waktu lebih lama.
Manajemen Tirta Kahuripan menjelaskan, kondisi tersebut menuntut perlakuan khusus dalam tahap penyaringan dan penjernihan agar kualitas air yang disalurkan ke pelanggan tetap memenuhi standar kebersihan dan keamanan.
“Pada saat hujan ekstrem, air baku yang masuk ke instalasi pengolahan cenderung keruh karena membawa sedimen. Hal ini mengharuskan proses pengolahan dilakukan lebih intensif sehingga berpotensi memengaruhi kontinuitas distribusi,” tulis manajemen dalam keterangan resminya.
Tak hanya itu, hujan dengan intensitas tinggi juga berisiko menimbulkan gangguan teknis pada instalasi pengolahan serta jaringan distribusi. Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan air menurun hingga terjadinya penghentian sementara aliran air di beberapa wilayah layanan.
Seiring dengan situasi tersebut, Tirta Kahuripan mengimbau pelanggan untuk bersiaga dengan menyiapkan cadangan air, terutama saat cuaca ekstrem berlangsung.
Meski menghadapi tantangan operasional akibat faktor cuaca, perusahaan menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan layanan air minum yang aman, bersih, dan berkualitas kepada masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Call Center 1500 862 atau layanan WhatsApp di 0821-1996-9008. Informasi resmi juga tersedia melalui situs tirtakahuripan.co.id serta kanal media sosial Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.***
