Bogordaily.net – Kondisi kejiwaan Suderajat, pedagang es gabus yang belakangan menjadi sorotan publik, akhirnya diungkap oleh Camat Bojonggede, Kabupaten Bogor, Tenny Ramdhani. Penjelasan ini disampaikan di tengah ramainya perbincangan publik usai Suderajat bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Suderajat sebelumnya menuai simpati luas dari masyarakat setelah dituding menggunakan spons sebagai bahan dasar es gabus yang dijualnya.
Tuduhan tersebut sempat memicu kemarahan publik, terutama setelah beredar video dugaan intimidasi terhadap dirinya.
Namun hasil pemeriksaan memastikan es gabus yang dijual Suderajat aman untuk dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya.
Seiring berjalannya waktu, muncul gelombang cemoohan dan tudingan bahwa Suderajat telah berbohong, terutama setelah pernyataannya dalam sejumlah video dianggap berubah-ubah.
Menanggapi hal tersebut, Tenny Ramdhani menyampaikan hasil asesmen yang dilakukan oleh tim lintas instansi.
“Lalu kemudian terkait banyak rumor tentang Pak Suderajat, mungkin jawabannya ketika ditanya (Dedi Mulyadi dalam video) selalu berubah-ubah dan terkesan seperti berbohong. Hasil dari asesmen kami, itu terdapat indikasi disabilitas, baik pada Pak Suderajat maupun istrinya,” ucap Tenny dikutip pada Senin 2 Februari 2026.
Menurut Tenny, indikasi tersebut diduga berkaitan dengan gangguan mental pascatrauma yang dialami pasangan suami istri tersebut.
Kondisi itu membuat kemampuan komunikasi verbal keduanya menjadi terbatas, sehingga kerap menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Apalagi kondisi istrinya bahkan terlihat lebih parah,” pungkasnya.
Pemerintah setempat berharap penjelasan ini dapat meluruskan persepsi publik serta mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan empati dalam menyikapi persoalan yang melibatkan warga kecil yang sedang mengalami tekanan psikologis berat.***
Ilustrasi. (istimewa/Bogordaily.net)
