Sunday, 8 February 2026
HomeEkonomiHarga Perak Hari Ini Minggu 8 Februari 2026 Menguat, Investor Kembali Serbu...

Harga Perak Hari Ini Minggu 8 Februari 2026 Menguat, Investor Kembali Serbu Logam Mulia

Bogordaily.net – Pergerakan harga perak hari ini Minggu, 8 Februari 2026 kembali menarik perhatian sejak awal bulan.

Setelah beberapa hari terakhir bergerak naik turun dengan fluktuasi tajam, harga perak akhirnya memperlihatkan sinyal penguatan yang cukup meyakinkan pada Minggu, 8 Februari 2026.

Kondisi ini langsung menyedot perhatian pelaku pasar dan investor yang sebelumnya menahan diri akibat ketidakpastian harga.

Sejak awal bulan, grafik pergerakan perak memang cenderung dinamis. Namun memasuki pekan kedua Februari, arah tren mulai terlihat lebih stabil.

Penguatan harga membuat perak kembali dipertimbangkan sebagai instrumen investasi alternatif, terutama bagi mereka yang ingin diversifikasi selain emas.

Kenaikan tidak hanya tercatat di pasar global, tetapi juga merata di sejumlah pusat perdagangan domestik. Situasi ini memunculkan optimisme baru bahwa logam putih tersebut berpotensi melanjutkan reli, meski sebagian analis masih menilai pasar tetap perlu berhati-hati terhadap kemungkinan koreksi.

Tren Positif Mulai Terlihat di Akhir Pekan

Berdasarkan pantauan data perdagangan terbaru, harga perak baik di pasar internasional maupun regional Asia sama-sama menunjukkan perbaikan. Setelah sebelumnya tertekan akibat sentimen global dan aksi ambil untung, kini harga kembali bergerak ke zona hijau.

Pergerakan ini didorong kombinasi faktor teknikal, meningkatnya permintaan fisik, serta minat beli investor ritel yang kembali masuk. Saat emas dinilai sudah berada di harga tinggi, perak dianggap lebih terjangkau namun tetap memiliki potensi keuntungan yang kompetitif.

Pasar Asia Ikut Terkerek Naik

Di kawasan Asia Tenggara, aktivitas perdagangan perak terpantau lebih ramai. Kota-kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City menjadi barometer utama pergerakan harga logam mulia tersebut.

Baik harga beli maupun jual mengalami kenaikan tipis namun konsisten. Tren ini memperlihatkan bahwa permintaan pasar masih terjaga, bahkan cenderung meningkat menjelang pertengahan bulan.

Harga Perak 99,9% di Hanoi dan Ho Chi Minh

Untuk perak dengan kadar kemurnian 99,9 persen, pasar Hanoi mencatat harga beli sekitar 2.518.000 VND per tael dan harga jual 2.547.000 VND per tael. Angka ini menunjukkan adanya selisih yang masih menarik bagi pedagang maupun investor jangka pendek.

Sementara itu di Ho Chi Minh City, harga sedikit lebih tinggi dengan posisi beli di 2.519.000 VND per tael dan jual 2.553.000 VND per tael. Kenaikan tipis ini menandakan adanya permintaan yang lebih aktif di wilayah perdagangan selatan.

Jika dihitung dalam satuan kilogram, perak 99,9% di Hanoi dibanderol sekitar 67.133.000 VND untuk beli dan 67.931.000 VND untuk jual. Di Ho Chi Minh, harga bergerak lebih mahal di kisaran 67.185.000 hingga 68.082.000 VND per kilogram.

Perak 99,99% Ikut Menguat

Tak hanya kadar standar, perak dengan tingkat kemurnian lebih tinggi atau 99,99 persen juga mengalami apresiasi harga. Di Hanoi, harga beli berada di sekitar 2.525.000 VND per tael, sedangkan harga jual mencapai 2.555.000 VND per tael.

Adapun di Ho Chi Minh, harga beli tercatat 2.527.000 VND dan harga jual 2.557.000 VND per tael. Perbedaan tipis ini menunjukkan stabilitas pasar sekaligus peluang bagi investor yang mencari produk perak premium.

Harga dari Phu Quy Group

Perusahaan logam mulia ternama, Phu Quy Gold, Silver and Gemstone Group, juga melaporkan penyesuaian harga ke level yang lebih tinggi. Untuk produk perak batangan 999, harga beli dipatok sekitar 2.901.000 VND per tael, sedangkan harga jual menyentuh 2.991.000 VND per tael.

Untuk ukuran kilogram, harga jual bahkan mendekati 79 juta VND, angka yang menunjukkan bahwa minat terhadap investasi perak batangan masih cukup kuat. Produk fisik seperti batangan memang kerap dipilih investor karena dinilai lebih aman untuk penyimpanan jangka panjang.

Meski tren saat ini terlihat positif, analis pasar mengingatkan bahwa pergerakan logam mulia tetap dipengaruhi banyak faktor, mulai dari nilai tukar mata uang, kondisi ekonomi global, hingga sentimen geopolitik. Fluktuasi masih mungkin terjadi sewaktu-waktu.

Namun secara umum, pemulihan harga perak di awal Februari memberi sinyal bahwa logam ini masih memiliki daya tarik kuat. Selain harga yang lebih ramah dibanding emas, potensi kenaikan jangka menengah juga menjadi alasan investor kembali meliriknya.

Secara keseluruhan, perdagangan perak pada Minggu, 8 Februari 2026 menunjukkan momentum penguatan yang cukup solid. Kenaikan serentak di pasar internasional dan domestik menjadi indikator bahwa minat investasi belum surut.

Bagi investor, kondisi ini bisa menjadi peluang untuk masuk pasar dengan strategi yang matang.

Sementara bagi pelaku usaha logam mulia, tren positif ini menjadi angin segar setelah periode volatil beberapa waktu terakhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here