Bogordaily.net – Tradisi mudik gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen istimewa bagi warga perantauan di Jakarta.
Setiap tahun, jutaan orang bersiap kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
Untuk mendukung perjalanan yang lebih aman dan nyaman, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan program Mudik Gratis DKI Jakarta 2026.
Program ini dikelola melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan menjadi solusi bagi warga ibu kota yang ingin pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi besar atau menghadapi risiko perjalanan jauh menggunakan sepeda motor.
Tahun ini, Pemprov DKI kembali menyediakan armada bus modern serta truk khusus pengangkut sepeda motor agar pemudik bisa tiba di kampung halaman dengan lebih aman.
Jadwal Pendaftaran Online Dibagi Tiga Kluster
Untuk mengantisipasi lonjakan akses dan gangguan server, sistem pendaftaran dilakukan secara bertahap berdasarkan kluster wilayah tujuan. Calon peserta wajib memperhatikan jadwal berikut agar tidak kehabisan kuota.
Kluster 1 (22 – 24 Februari 2026)
Diperuntukkan bagi pemudik dengan tujuan wilayah:
- Solo
- Tasikmalaya
- Palembang
- Madiun
- Sragen
- Cilacap
Wilayah cakupan meliputi Jawa Barat bagian timur, Jawa Tengah bagian selatan, dan Sumatera bagian selatan.
Kluster 2 (25 – 27 Februari 2026)
Melayani tujuan:
- Yogyakarta
- Kuningan
- Lampung
- Tegal
- Kebumen
- Jombang
- Pekalongan
Wilayah ini mencakup sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Kluster 3 (28 Februari – 2 Maret 2026)
Untuk rute favorit di Jawa Tengah dan Jawa Timur:
- Wonogiri
- Kediri
- Malang
- Wonosobo
- Purwokerto
- Semarang
- Sidoarjo
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi https://mudikgratis.jakarta.go.id. Waktu pembukaan kuota dimulai pukul 08.00 WIB, sehingga calon pemudik disarankan memastikan koneksi internet stabil sebelum melakukan pendaftaran.
Syarat Wajib yang Harus Disiapkan
Agar proses pendaftaran tidak terkendala, peserta harus menyiapkan dokumen dalam bentuk digital (scan atau foto jelas), serta membawa dokumen asli saat verifikasi.
Dokumen yang diperlukan meliputi:
- Kartu Keluarga (KK)
- KTP dengan domisili DKI Jakarta
- STNK (bagi peserta yang mendaftarkan sepeda motor)
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid
Sistem akan melakukan pengecekan otomatis terhadap data kependudukan. Kesalahan penulisan NIK atau data identitas dapat menyebabkan pendaftaran dibatalkan secara sistem.
Jadwal Pengiriman Motor dan Keberangkatan Bus
Manajemen keberangkatan tahun ini disusun lebih tertata untuk menghindari kepadatan ekstrem.
Pengiriman Sepeda Motor – 16 Maret 2026
Motor peserta akan diberangkatkan lebih dulu dari Terminal Pulogadung menggunakan truk pengangkut khusus. Langkah ini dilakukan agar kendaraan sudah tersedia saat pemilik tiba di kota tujuan.
Keberangkatan Penumpang – 17 Maret 2026
Seluruh bus akan dilepas secara simbolis dari Monumen Nasional (Monas). Lokasi ini dipilih karena menjadi titik sentral yang mudah dijangkau dan representatif untuk pelepasan peserta mudik gratis.
Rute Khusus Truk Pengangkut Sepeda Motor
Layanan pengiriman motor hanya tersedia untuk enam terminal utama berikut:
- Terminal Mangkang, Semarang
- Terminal Kebumen
- Terminal Tirtonadi, Solo
- Terminal Giwangan, Yogyakarta
- Terminal Giri Adipura, Wonogiri
- Terminal Purabaya, Sidoarjo
Peserta yang memilih fasilitas ini wajib memastikan STNK sesuai dengan data pendaftaran.
Program Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 menjadi alternatif aman dibandingkan perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor pribadi yang berisiko tinggi, terutama saat arus mudik padat.
Dengan sistem kluster, jadwal terstruktur, serta armada yang disiapkan khusus, perjalanan pulang kampung diharapkan lebih nyaman, tertib, dan minim kendala.
Masyarakat diimbau segera menyiapkan dokumen sejak dini dan mencatat jadwal sesuai kluster tujuan masing-masing agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti program ini.
