Bogordaily.net – Asap tipis itu lebih dulu naik. Lalu ledakan kecil terdengar.
Rabu 18 Februari 2026 siang, sekitar pukul 11.30 WIB, sebuah kafe di Jalan Heulang, wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor, berubah jadi titik panik.
Dugaan awal: kebocoran gas saat memasak.
Laporan masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor pada pukul 11.31 WIB. Selang satu menit, armada sudah bergerak. Sepuluh menit kemudian petugas tiba. Api masih hidup, tapi belum menang.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Ade Nugraha, menyebut sumber api berasal dari dapur. Pemilik kafe sedang memasak. Gas bocor. Api membesar. Dua kali terdengar ledakan kecil. Dapur tak sempat diselamatkan. Api merambat.
Enam unit mobil pemadam dikerahkan dari pos Yasmin, Sukasari, dan Cibuluh. Mereka bekerja cepat. Api dipadamkan pukul 11.53 WIB. Tidak sampai seperempat jam sejak penyemprotan dimulai.
Korban ada satu. Pemilik kafe mengalami luka bakar. Nilai kerugian diperkirakan sekitar Rp50 juta.
Kebakaran itu singkat. Tapi cukup untuk mengingatkan: dapur kecil pun bisa menjadi sumber bencana besar.***
