Bogordaily.net – Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperkuat spiritualitas dan memperbaiki kualitas ibadah.
Hari pertama puasa menjadi langkah awal yang sangat menentukan untuk menjalani ibadah selama satu bulan penuh dengan penuh kesungguhan.
Selain membaca niat puasa, umat Islam juga dianjurkan untuk memanjatkan doa harian Ramadan. Doa ini berisi permohonan agar puasa yang dijalankan benar-benar bernilai di sisi Allah SWT serta dijauhkan dari sifat lalai yang dapat mengurangi pahala.
Berikut bacaan Doa Puasa Ramadan Hari ke-1 lengkap dengan teks Arab, Latin, dan artinya.
Doa Ramadan Hari ke-1
Teks Arab:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيهِ صِيَامَ الصَّائِمِينَ، وَقِيَامِي فِيهِ قِيَامَ الْقَائِمِينَ، وَنَبِّهْنِي فِيهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِينَ، وَهَبْ لِي جُرْمِي فِيهِ يَا إِلَهَ الْعَالَمِينَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَافِيًا عَنِ الْمُجْرِمِينَ
Teks Latin:
Allâhummaj’al shiyâmî fîhi shiyâmash shâimîn, wa qiyâmî fîhi qiyâmul qâimîn, wa nabbihnî fîhi ‘an nawmatil ghâfilîn, wa hab lî jurmî fîhi yâ Ilâhal ‘âlamîn, wa’fu ‘annî yâ ‘âfiyan ‘anil mujrimîn.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah puasaku di bulan ini sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa, dan ibadah malamku di bulan ini sebagai ibadah malam orang-orang yang benar-benar melakukan ibadah malam. Dan bangunkanlah aku di bulan ini dari tidurnya orang-orang yang lalai. Hapuskanlah dosaku di bulan ini, Wahai Tuhan semesta alam, dan maafkanlah aku, Wahai Yang Memberi ampunan kepada para pendosa.”
Waktu yang Tepat untuk Membaca Doa Ramadan Hari ke-1
Secara umum, doa ini dapat dibaca kapan saja sepanjang hari pertama Ramadan. Namun, ada beberapa waktu yang dianggap lebih utama (afdhal) dan mustajab untuk memanjatkannya:
1. Setelah Shalat Subuh
Membaca doa ini selepas Subuh menjadi ikhtiar untuk mengawali hari dengan energi spiritual yang kuat. Harapannya, sejak pagi hingga waktu berbuka, hati tetap terjaga dari perbuatan sia-sia yang dapat mengurangi pahala puasa.
2. Saat Menunggu Waktu Berbuka
Menjelang Maghrib merupakan salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Dalam kondisi menahan lapar dan dahaga, doa yang dipanjatkan memiliki keistimewaan tersendiri. Membaca doa hari pertama di momen ini menjadi bentuk penghambaan sekaligus harapan agar puasa yang dijalankan diterima Allah SWT.
3. Setelah Shalat Fardhu
Menyelipkan doa ini selepas shalat lima waktu akan membantu menjaga konsistensi niat dan kesadaran spiritual sepanjang hari. Dengan demikian, ibadah puasa tidak sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana peningkatan kualitas diri.
Keutamaan Doa Hari Pertama Ramadan
Doa ini mengandung makna yang sangat dalam. Umat Islam tidak hanya memohon kekuatan untuk menahan lapar dan haus, tetapi juga meminta agar puasanya setara dengan puasa orang-orang yang benar-benar menjaga seluruh anggota tubuh dari perbuatan maksiat.
Terdapat pula permohonan agar dijauhkan dari sifat lalai (ghaflah), yang sering kali membuat seseorang kehilangan keberkahan waktu di bulan suci.
Ramadan adalah bulan penuh ampunan, sehingga doa ini juga menegaskan harapan agar dosa-dosa dihapuskan dan diganti dengan rahmat serta maghfirah.
Hari pertama Ramadan menjadi fondasi untuk hari-hari berikutnya. Dengan memulai bulan suci melalui doa yang tulus, diharapkan seluruh rangkaian ibadah puasa, shalat, sedekah, dan tilawah diterima oleh Allah SWT serta membawa perubahan nyata dalam kehidupan.
