Bogordaily.net – Dalam upaya meningkatkan kesadaran berzakat sekaligus mempermudah penyaluran zakat, infak, dan sedekah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) secara resmi melantik Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami.
UPZ ini menjadi wadah resmi untuk mengelola pengumpulan serta pemberdayaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan sesuai syariat.
Kehadiran UPZ juga diharapkan dapat mendekatkan layanan zakat kepada para muzakki (pemberi zakat) di lingkungan pesantren, yang nantinya akan disalurkan kembali kepada para mustahiq (penerima zakat) yang berhak.
Peresmian UPZ yang digelar pada 1 Maret 2026 tersebut dihadiri oleh Deputi II BAZNAS Republik Indonesia, Dr. K.H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., bersama pimpinan dan wakil pimpinan Pondok Modern Ummul Quro Al-Islami, jajaran Dewan Masyayikh, para panitia amil UPZ, serta siswa-siswi kelas 3 Aliyah.
Para siswa tersebut diketahui telah menerima bantuan beasiswa dari BAZNAS sebagai bagian dari program pengelolaan zakat.
Dalam kesempatan tersebut, Imdadun Rahmat menjelaskan bahwa BAZNAS telah menyalurkan dukungan dana pendidikan di lingkungan pesantren dan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Ummul Quro Al-Islami.
“BAZNAS sudah mengalokasikan dana di Institut Ummul Quro Al-Islami, dan juga di Pesantren, kami fokuskan bagi Mahasiswa semester akhir; sebagai pemberian keluasan bagi Mahasiswa yang kesulitan anggaran dana, untuk kedepannya juga kami terapkan khusus untuk para santri di Pesantren” ujar Dr. K.H. M. Imdadun Rahmat, M.Si. selaku Deputi II BAZNAS Republik Indonesia, mewakili para Direktur BAZNAS.
Dengan hadirnya UPZ BAZNAS di pesantren tersebut, diharapkan proses penghimpunan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan lebih mudah dan terorganisir.
Dampak kebermanfaatannya pun diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh para santri maupun masyarakat yang berhak menerima bantuan.
Salah seorang santri penerima beasiswa BAZNAS mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
“Untuk kedepannya, saya akan menggunakan beasiswa ini untuk mempermudah terwujudnya cita-cita saya, untuk memasuki Universitas Impian, dan juga untuk mempermudah pembiayaan bagi Orang Tua saya.”
BAZNAS berharap, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang telah dibentuk dapat menjadi garda terdepan dalam menghimpun serta mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah secara amanah.
UPZ juga diharapkan mampu mengoptimalkan potensi zakat secara lebih luas, memperluas jangkauan layanan bagi seluruh santri, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi umat guna membantu pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Dalam penutup sambutannya, Imdadun Rahmat juga berpesan kepada para santri agar terus memiliki tekad kuat, semangat berkhidmat, serta cita-cita yang tinggi.
Ia menyinggung perjuangan (Alm) K.H. Helmy Abdul Mubin, Lc., yang dikenal sebagai sosok dengan mimpi besar hingga berhasil membangun pesantren yang kini berkembang pesat.
Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para santri agar berani bermimpi besar dan terus berjuang meraih masa depan. Ia menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi seharusnya tidak menjadi penghalang untuk meraih cita-cita besar.***
