Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan tabung gas di rumah tangga setelah terjadinya peristiwa tragis yang merenggut nyawa seorang balita di wilayah Kota Bogor.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, sekitar pukul 20.00 WIB.
Kebocoran tabung gas diduga menjadi penyebab utama kebakaran yang melanda sejumlah rumah kontrakan di kawasan tersebut.
Kejadian tersebut menimbulkan duka mendalam karena menyebabkan seorang balita berusia 1 tahun 4 bulan meninggal dunia. Selain itu, dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Menanggapi insiden tersebut, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan memperhatikan kondisi tabung gas yang digunakan di rumah.
“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan memastikan kondisi tabung serta regulator gas aman digunakan,” ujar Dedie Rachim.
Peristiwa tersebut mengakibatkan kebakaran pada 3 rumah kontrakan. Akibat kejadian tersebut, dua orang mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan medis, serta korban satu lainnya meninggal, yakni balita, Zaki (1 tahun 4 bulan).
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang, dan regulator, serta memastikan tidak ada bau gas yang menyengat di dalam rumah. Jika tercium bau gas, warga diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi, dan tidak menyalakan peralatan listrik untuk menghindari percikan api.
Selain itu, warga juga diminta menggunakan perlengkapan gas yang memenuhi standar keamanan serta segera mengganti jika ditemukan kerusakan pada selang maupun regulator.
Peristiwa ini menjadi alarm penting bagi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas di rumah tangga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
