Tuesday, 10 March 2026
HomeNasionalPetasan Jumbo Meledak di Pangandaran, Dua Pemuda Luka Serius dan Atap Rumah...

Petasan Jumbo Meledak di Pangandaran, Dua Pemuda Luka Serius dan Atap Rumah Rusak

Bogordaily.net – Insiden ledakan petasan jumbo terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dan mengakibatkan dua pemuda mengalami luka serius.

Ledakan tersebut terjadi saat keduanya sedang meracik petasan berukuran jumbo yang disebut-sebut sebesar paha orang dewasa.

Peristiwa ini berlangsung di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, pada Jumat (6/3) sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat kejadian, dua pemuda bernama Anton (23) dan Udan (20) diketahui tengah membuat petasan di lokasi tersebut.

Namun, saat proses peracikan berlangsung, petasan yang mereka buat tiba-tiba meledak. Dentuman keras terdengar hingga tiga kali dan sempat mengejutkan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kerasnya ledakan bahkan menyebabkan dampak pada bangunan di sekitar tempat kejadian.

Sejumlah warga melaporkan sebagian atap rumah di area tersebut mengalami kerusakan akibat getaran dari ledakan.

Kapolsek Padaherang, Abdurahman, mengatakan pihaknya langsung menerima laporan dari warga tak lama setelah kejadian.

Polisi kemudian segera menurunkan anggota ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

“Kejadiannya sekitar pukul 14.00 WIB. Kedua pemuda tersebut sedang membuat petasan. Diduga karena kurangnya prosedur keamanan saat meracik, petasan tersebut meledak,” ujar Abdurahman.

Akibat ledakan tersebut, kedua korban mengalami luka yang cukup serius. Warga bersama petugas kemudian segera mengevakuasi mereka untuk mendapatkan perawatan medis.

Keduanya kemudian dilarikan ke rumah sakit di Ciamis guna mendapatkan penanganan intensif dari tenaga medis.

“Melihat kondisi korban, mereka mengalami luka serius, namun kemungkinan nyawa keduanya masih bisa diselamatkan,” tambahnya.

Setelah kejadian, pihak kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses penyelidikan dilakukan dengan berkoordinasi bersama tim dari Polres Pangandaran untuk memastikan penyebab pasti dari ledakan tersebut.

Selain melakukan penyelidikan, polisi juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuat maupun menyalakan petasan, terutama menjelang Idul Fitri.

Aktivitas tersebut dinilai sangat berbahaya karena berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meracik ataupun menyalakan petasan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkas Abdurahman.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here