Bogordaily.net – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PLN melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bogor Timur melakukan langkah antisipatif guna menjaga keandalan pasokan listrik.
Salah satunya dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Kelistrikan yang dilaksanakan pada Kamis, 19 Maret 2026, di kantor PLN ULP Bogor Timur.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh sistem kelistrikan tetap stabil selama periode siaga Lebaran, ketika kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat.
Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Manager PLN ULP Bogor Timur, Setiadi. Dalam kegiatan ini, dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan personel, kendaraan operasional, hingga perlengkapan teknis yang akan digunakan selama masa siaga.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan seluruh tim dapat merespons dengan cepat jika terjadi gangguan listrik, khususnya di momen krusial seperti malam takbiran dan hari raya.
Selain itu, PLN juga memastikan seluruh sistem distribusi listrik dalam kondisi optimal untuk menghadapi potensi lonjakan beban pemakaian.
Fokus pada Titik Vital dan Area Padat Aktivitas
Dalam arahannya, Setiadi menegaskan bahwa perhatian utama difokuskan pada titik-titik strategis yang memiliki aktivitas tinggi selama Lebaran.
Mulai dari masjid, pusat keramaian, fasilitas publik, hingga kawasan permukiman menjadi prioritas pengamanan pasokan listrik.
​Untuk mendukung kelancaran operasional, PLN ULP Bogor Timur menyiagakan puluhan petugas teknis yang akan bertugas secara bergantian selama 24 jam penuh.
Mereka dilengkapi dengan armada operasional serta material cadangan yang cukup, sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.
Kesiapan ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam meminimalkan potensi pemadaman listrik yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat selama Hari Raya.
Utamakan Keselamatan Kerja (K3)
Selain memastikan keandalan pasokan listrik, PLN juga menekankan pentingnya aspek keselamatan kerja bagi seluruh personel di lapangan.
Setiadi mengingatkan agar setiap petugas selalu mematuhi standar prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), terutama saat melakukan perbaikan atau pemeliharaan jaringan listrik.
Hal ini penting untuk mencegah risiko kecelakaan kerja sekaligus menjaga kualitas layanan tetap optimal.
PLN memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi listrik saat malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri.
Untuk itu, berbagai langkah teknis telah disiapkan, termasuk penguatan jaringan dan pemantauan beban listrik secara real-time.
Dengan strategi tersebut, diharapkan suplai listrik tetap stabil meski terjadi lonjakan penggunaan di berbagai sektor, baik rumah tangga maupun fasilitas umum.
PLN memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi listrik saat malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri.
Untuk itu, berbagai langkah teknis telah disiapkan, termasuk penguatan jaringan dan pemantauan beban listrik secara real-time.
Dengan strategi tersebut, diharapkan suplai listrik tetap stabil meski terjadi lonjakan penggunaan di berbagai sektor, baik rumah tangga maupun fasilitas umum.
​”Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. PLN siap menerangi momen kebersamaan Anda bersama keluarga,” tutup Setiadi.
