Bogordaily.net – Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang bergerak cepat melantik dua direksi baru Perumda Tirta Pakuan mendapat apresiasi dari Komisi II DPRD Kota Bogor.
Kendati demikian, legislatif mendorong agar kekosongan kursi Direktur Administrasi dan Keuangan (Dirkeu) segera diisi demi menjaga stabilitas kinerja perusahaan plat merah tersebut.
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor, Benninu Argoebie, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah taktis Pemkot Bogor. Menurutnya, percepatan pelantikan sangat krusial mengingat beban kerja Tirta Pakuan sebagai salah satu penyedia air minum terbaik di tanah air.
”Perumda Tirta Pakuan ini adalah PDAM terbaik nomor dua se-Indonesia. Kami mengapresiasi langkah Pemkot Bogor yang mempercepat pelantikan direksi terpilih agar mereka bisa langsung bekerja melayani masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Benn ini saat memberikan keterangan, Selasa 31 Maret 2026
Meski posisi Direktur Bisnis dan Pelayanan (Bispel) serta Direktur Operasional (Dirops) sudah terisi, Benn mengingatkan bahwa jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan memiliki peran yang sangat vital. Ia berharap Pemkot segera mengambil keputusan terbaik terkait proses seleksi posisi tersebut.
”Kemarin ada saran dari Kemendagri terkait proses seleksi. Pak Wali Kota punya dua opsi: pansel ulang atau melanjutkan hasil yang sudah ada. Kami di Komisi II mendukung opsi yang tercepat dan terbaik. Mengingat sudah ada yang lolos seleksi sebelumnya, melanjutkan proses yang ada mungkin lebih efektif daripada harus membuka pendaftaran dari awal lagi,” tegasnya
Benn menekankan bahwa pengisian jabatan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan menyangkut keberlangsungan pelayanan publik yang dibutuhkan warga Bogor setiap harinya.
Kepada Muzakkir (Direktur Bispel) dan Dani Rakhmawan (Dirops) yang baru dilantik, Benn menitipkan pesan agar keduanya segera membangun sinergi internal yang kuat. Apalagi, posisi baru ini menuntut adaptasi cepat terhadap masalah-masalah teknis yang sering dikeluhkan pelanggan.
“Direksi baru harus langsung sinergis, apalagi ini ada bidang baru. Masalah yang sering dihadapi warga seperti lonjakan tagihan air yang mendadak hingga aliran air yang kecil harus segera dicarikan solusinya,” papar Benn.
Di akhir pernyatannya, politisi ini menegaskan bahwa wajah baru manajemen Tirta Pakuan harus mencerminkan kebijakan yang berpihak pada rakyat. “Setiap kebijakan yang diambil hari ini harus selalu pro terhadap kepentingan masyarakat Kota Bogor,” pungkasnya
(Muhammad Irfan Ramadan)
