Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor mengapresiasi para pedagang kaki lima (pkl) di Pasar Bogor yang mengikuti kebijakan relokasi ke Pasar Jambu Dua.
Direktur Utama Perumda PPJ Jenal Abidin, mengatakan bahwa, pihaknya akan mempersiapkan segala kebutuhan PKL di Pasar Jambu Dua dan membantu mereka untuk mendongkrak daya beli.
Menurutnya saat ini ada sekitar 254 PKL dari Pasar Bogor yang sudah ikut relokasi ke Pasar Jambu Dua.
“Sampai hari ini tadi komunikasi jumlah yang sudah menempati losnya ada 8 pedagang,” jelas Jenal.
Para pedagang didominasi oleh penjual sayur dan buah. Mereka biasa berjualan saat malam haru dari mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.
Jenal mengatakan ada beberapa apresiasi yang disampaikan pedagang kepadanya. Pertama mereka meminta agar penertiban lapak PKL di kawasn Pasar Bogor terus masif dilakukan.
Kemudian pedagang meminta agar akses angkot bisa masuk ke dalam pasar. Jenal menjelaskan apresiasi tersebut telah disampaikan kepada Dishub Kota Bogor.
PPJ sendiri disebut Jenal terus berupaya untuk membuat pedagang nyaman saat berjualan. Misalnya memperbaiki fasilitas penerangan yang ada di dalam pasar.
“Kemudian gate parking sudah kami buka untuk pedagang yang baru masuk, PJU Pemrintah Kota Bogor juga sudah membantu melakukan proses penerangan,” jelasnya.
Hingga saat ini, Pasar Jambu Dua masih membuka pintu bagi para PKL yang hendak mengadu nasib. Ada 1.000 kios dan los yang disiapkan untuk mereka.
“Disini kurang lebih daya tampung 1.000 sampai 1.200 pedagang. Terdiri dari kios dan los lokasinya di lantai dasar dan dilantai atas,” ujar Jenal.
Para PKL turut diberi layanan khusus. Mereka diberi kelonggaran untuk tidak membayar sewa selama tiga bulan, hingga diskon sebanyak 20 persen.
“Yang sudah booking dan belum mengisi itu karena masih liburan dan masih mudik. Mudah-mudahan kedepan sudah bisa berpindah kesini, segera,” tutup Jenal
(Muhammad Irfan Ramadan)
