Bogordaily.net – Semangat kolaborasi pendidikan lintas negara terasa kuat dalam pembukaan program pertukaran pelajar (student exchange) tahun ajaran 2025–2026 yang digelar di Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami, Rabu, 8 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna pesantren tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Thailand, sekaligus membuka ruang pertukaran budaya bagi para santri dari kedua negara.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh pimpinan pesantren beserta istri, Kepala Madrasah Aliyah yang juga bertindak sebagai ketua panitia program dari Indonesia, para asatidz dan ustadzat, serta delegasi dari Thailand.
Turut hadir pula perwakilan dari Thamavitya Multinity School yang dipimpin oleh Direktur Pendidikan, bersama para peserta program pertukaran pelajar.
Program student exchange ini merupakan salah satu bentuk kerja sama pendidikan yang memungkinkan para pelajar untuk menempuh proses belajar di lembaga mitra di luar negara asalnya.
Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkaya pengalaman budaya, memperluas wawasan global, serta membentuk karakter peserta melalui interaksi lintas budaya.
“Pertemanan yang baik merupakan bertambahnya keberkahan dan pertemanan yang buruk merupakan kurangnya keberkahan,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa program ini bukan sekadar pertukaran pelajar, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan membangun jejaring pertemanan yang positif antar generasi muda muslim dari berbagai negara.
Ketua panitia dari pihak Indonesia juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program ini serta menyambut hangat kehadiran peserta dari Thailand.
“Alhamdulillah, saya sangat senang atas kunjungan peserta pertukaran pelajar dari Thamavitya Multinity School,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu peserta bernama Milhan mengungkapkan antusiasmenya mengikuti program ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman berharga dalam memperluas jaringan pertemanan serta memperdalam pemahaman budaya dan nilai-nilai keislaman.
Program pertukaran pelajar ini diharapkan mampu menjadi jembatan penghubung antara Indonesia dan Thailand, khususnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.
Selain mempererat hubungan bilateral, kegiatan ini juga diharapkan melahirkan generasi muda yang terbuka, toleran, dan memiliki wawasan global.
