Bogordaily.net – Kampas ganda pada motor matik sering dianggap komponen “biasa saja”. Padahal, perannya sangat vital dalam menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang.
Kabar baiknya, bukan hal mustahil kampas ganda bisa awet hingga bertahun-tahun asal tahu cara merawatnya dengan benar.
Masalahnya, banyak pengendara tanpa sadar melakukan kebiasaan yang justru mempercepat keausan kampas ganda.
Salah satu yang paling sering terjadi adalah membuka gas sambil menahan tuas rem, terutama saat menghadapi kemacetan.
Sekilas terlihat sepele, tapi kebiasaan ini punya dampak besar. Saat gas dibuka, kampas ganda seharusnya langsung mencengkeram dan memutar roda.
Namun karena laju motor ditahan dengan rem, proses ini jadi tidak berjalan semestinya.
Akibatnya, kampas ganda terus bergesekan dengan rumahnya secara berlebihan. Gesekan yang tidak perlu ini memicu panas tinggi dalam waktu singkat. Jika terjadi berulang kali, suhu yang meningkat drastis bisa membuat kampas ganda cepat gosong.
Kampas ganda yang terlalu sering mengalami panas berlebih (overheat) akan kehilangan performanya.
Gejala awal biasanya terasa saat tarikan motor jadi kurang responsif, muncul getaran, atau bahkan bunyi berdecit dari area CVT.
Lebih parah lagi, jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa mempercepat keausan kampas dan membuatnya harus diganti lebih cepat dari seharusnya. Tentu saja ini akan menambah biaya perawatan yang sebenarnya bisa dihindari.
Untuk itu, penting mengubah kebiasaan saat berkendara. Hindari menahan rem sambil menarik gas.
Jika kondisi macet mengharuskan berhenti, lebih baik lepaskan gas sepenuhnya dan gunakan rem secara normal.
Selain itu, pastikan juga rutin melakukan pengecekan bagian CVT, termasuk kampas ganda, agar tetap dalam kondisi optimal.
Dengan kebiasaan berkendara yang lebih bijak dan perawatan yang tepat, kampas ganda motor matik bukan hanya lebih awet, tapi juga menjaga performa motor tetap maksimal setiap saat.***
