Tuesday, 14 April 2026
HomeNasionalModus Ngaku Pejabat KPK, Penipuan Ini Nekat Minta Rp300 Juta ke Ahmad...

Modus Ngaku Pejabat KPK, Penipuan Ini Nekat Minta Rp300 Juta ke Ahmad Sahroni

Bogordaily.net – Aksi nekat penipuan seorang perempuan yang mencatut nama KPK. Kali ini, targetnya bukan orang biasa melainkan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Peristiwa ini bermula pada Senin, 6 April 2026. Seorang perempuan berinisial D tiba-tiba muncul di ruang tunggu Komisi III, Gedung DPR.

Dengan percaya diri, ia mengaku sebagai pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan meminta bertemu langsung dengan Sahroni, yang saat itu tengah memimpin rapat.

Meski tidak merasa memiliki janji, Sahroni tetap menemui perempuan tersebut setelah mendapat laporan dari staf. Namun, pertemuan itu justru berubah janggal.

Tanpa basa-basi, perempuan itu meminta uang sebesar Rp300 juta. Ia berdalih permintaan tersebut merupakan perintah pimpinan KPK namun tak mampu menjelaskan tujuan atau perkara yang dimaksud.

Kecurigaan pun langsung muncul. Sahroni bergerak cepat dengan mengonfirmasi langsung ke pimpinan KPK. Hasilnya perempuan tersebut bukan bagian dari lembaga antirasuah.

Tak ingin kecolongan, Sahroni segera berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengungkap dugaan penipuan ini. Sebuah rencana pun disusun.

Dengan strategi matang, Sahroni berpura-pura memenuhi permintaan pelaku. Uang disiapkan, lokasi penyerahan diatur, dan aparat penegak hukum bersiaga di balik layar.

Begitu uang berpindah tangan, tim dari Polda Metro Jaya langsung bergerak cepat. Tanpa perlawanan berarti, pelaku berhasil diamankan pada Kamis, 9 April 2026.

Tak hanya uang Rp300 juta, aparat juga menyita barang bukti lain berupa sekitar USD 17.400 yang kini diamankan untuk proses hukum lebih lanjut hingga persidangan.

Sahroni menegaskan, kasus ini akan dikawal sampai tuntas. Ia menilai aksi pelaku sangat berbahaya karena berani menyasar pejabat negara dan berpotensi merugikan masyarakat luas jika dibiarkan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here