Tuesday, 14 April 2026
HomeOtomotifBahan Bakar Bobibos Diklaim RON 98 dari Jerami, Siap Uji Jalan dan...

Bahan Bakar Bobibos Diklaim RON 98 dari Jerami, Siap Uji Jalan dan Bidik Pasar Energi Nasional

Bogordaily.net – Bahan bakar Bobibos kembali menjadi perbincangan hangat di sektor energi nasional setelah kemunculannya disebut-sebut sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti BBM fosil.

BBM berbasis nabati ini pertama kali diluncurkan pada 2 November 2025 dan diklaim memiliki Research Octane Number (RON) 98. Bahan bakar Bobibos disebut sepenuhnya berasal dari bahan alami, yakni jerami, yang selama ini kerap dianggap limbah pertanian tanpa nilai ekonomi tinggi.

Tak hanya mengusung konsep energi hijau, bahan bakar ini juga digadang-gadang memiliki harga lebih terjangkau dibandingkan BBM konvensional. Hal ini membuatnya berpotensi menjadi solusi baru di tengah tekanan harga energi global.

Namun demikian, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa bahan bakar tersebut masih harus melalui serangkaian pengujian ketat sebelum dapat dipasarkan secara luas.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyampaikan bahwa uji jalan menjadi tahapan krusial untuk memastikan performa dan keamanan penggunaan bahan bakar tersebut.

“Nanti dilakukan tes pada kendaraan mobil dan motor. Kita fokuskan di sana,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bahan bakar Bobibos harus memenuhi seluruh standar teknis dan regulasi yang berlaku, termasuk pengujian performa mesin hingga aspek lingkungan.

Untuk mempercepat proses tersebut, Kementerian ESDM telah menunjuk tim teknis yang dipimpin Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Noor Arifin Muhammad, guna mengkaji kebutuhan uji serta aspek teknis lainnya bersama pihak pengembang.

Selain pengujian teknis, aspek perizinan juga menjadi perhatian utama. Produk ini diwajibkan mengantongi izin edar sebelum bisa dipasarkan ke masyarakat luas.

Di sisi lain, pihak pengembang mengklaim kesiapan penuh dalam menghadapi tahapan tersebut. Founder Bobibos, Iklas Thamrin, menyebut bahwa produk mereka telah melewati uji internal di berbagai jenis kendaraan.

“Kami sudah tes jalan di berbagai merek motor, mobil, diesel, bahkan truk,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Bobibos, Mulyadi, menyoroti dampak ekonomi dari inovasi ini, khususnya bagi sektor pertanian. Ia menjelaskan bahwa jerami yang selama ini dibakar petani kini dapat diolah menjadi bahan bakar bernilai tinggi.

“Dengan hadirnya Bobibos, petani senyum dua kali. Saat panen ada beras, setelah panen jeraminya punya nilai ekonomi,” katanya.

Jika seluruh tahapan uji dan regulasi berhasil dilalui, kehadiran bahan bakar ini berpotensi menjadi game changer dalam transisi energi nasional, sekaligus membuka peluang baru bagi ekonomi berbasis pertanian dan energi terbarukan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here