Wednesday, 15 April 2026
HomeKabupaten BogorHarga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Bogor April 2026, Cabai Rawit Tembus...

Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Bogor April 2026, Cabai Rawit Tembus Rp84 Ribu per Kg

Bogordaily.net – Perusahaan Umum (Perumda) Pasar Tohaga merilis harga bahan pokok terbaru pada bulan April 2026. Di setiap pasar Tradisional wilayah Kabupaten Bogor.

Tentunya dengan begitu masyarakat bisa melihat langsung daftar harga dan juga berbagai jenis komoditi, yang nantinya akan dibeli di setiap pasar wilayah Kabupaten Bogor.

Adapun berbagai macam sembako dan hasil industri jenis komoditi tersebut berdasarkan tingkat harga pada Minggu II, per April 2026.

Untuk bahan pokok beras medium seharga RP. 12.900/kg dan beras premium di harga RP. 14.400/kg.

Kemudian untuk harga bawang merah mencapai Rp. 39.000/kg, bawang putih Rp. 35.000/kg.

Lalu untuk harga cabe merah sebesar 46.700/kg, cabe merah keriting 47.000/kg, cabe rawit hijau Rp.48.175/kg, dan cabe rawit merah 84.000/kg.

Selain itu untuk harga daging ayam ras mencapai Rp. 46.000/kg, daging sapi (murni) Rp.140.000 /kg. Dan untuk harga telur ayam ras mencapai Rp. 30.300/kg.

Sementara itu untuk harga bahan pokok tersebut akan terus dipantau oleh Perumda Pasar Tohaga agar harga tersebut terus stabil dan tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Sebagai informasi, Perumda pasar tohaga terus berupaya meningkatkan pelayanan untuk para pedagang dan pembeli, agar nyaman berbelanja di pasar.

Dalam hal ini para petugas terus berupaya bersosialisasi dengan para pedagang perihal penerapan digitalisasi pasar, dengan metoda pembayaran melalui Qris.

Sudah ada di beberapa pasar yang menerapkan pembayaran dengan Qris, salah satunya di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Tentu hal tersebut merupakan upaya dari Perumda Pasar Tohaga untuk menginisiasi delapan dari 30 pasar rakyat tradisional untuk menerapkan digitalisasi tanpa menghilangkan kearifan lokalnya.

Delapan pasar tersebut antara lain adalah pasar Cibinong, Ciawi, Cariu, Cisarua, Cigombong, Leuwiliang, Ciluar dan Ciseeng.

(Albin Pandita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here