Monday, 27 April 2026
HomeKota BogorLurah Caringin Paparkan Potensi Wilayah, UMKM dan Bantaran Sungai jadi Daya Tarik

Lurah Caringin Paparkan Potensi Wilayah, UMKM dan Bantaran Sungai jadi Daya Tarik

Bogordaily.net – Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, menyimpan potensi besar mulai dari sektor UMKM hingga pemanfaatan bantaran sungai.

Hal tersebut dipaparkan langsung oleh Lurah Ciwaringin, Ade Suryana, dalam kegiatan Media Gathering yang berlangsung di Aula Kelurahan Ciwaringin pada Senin 27 April 2026.

Ade Suryana, yang baru menjabat selama dua setengah bulan sejak 11 Februari lalu, mengawali paparannya dengan memperkenalkan profil wilayah Ciwaringin.

Kelurahan ini memiliki luas wilayah 79,8 hektare dengan jumlah penduduk mencapai 6.461 jiwa yang tersebar di 12 RW dan 44 RT.

“Ini merupakan amanah yang saya terima dari pimpinan. Sebagai orang baru, saya perlu memetakan kembali wilayah kita yang berbatasan langsung dengan Cibogor dan area Jembatan Merah,” ujar Ade Suryana di hadapan awak media, Senin, 27 April 2026.

​Dalam hal potensi wilayah, Ade mengungkapkan kebanggaannya terhadap produk unggulan UMKM Ciwaringin.

Produk lokal seperti keripik singkong dan keripik bawang berhasil meraih Juara Pertama dalam ajang yang diselenggarakan di Mal Pelayanan Publik (MPP).

Selain prestasi UMKM, Ade juga memaparkan realisasi program kerja yang sudah berjalan, seperti pengaspalan jalan setapak sepanjang 94 meter di RW 10 serta penyaluran bantuan pangan dari Kementerian Sosial kepada 597 keluarga penerima manfaat.

“Alhamdulillah, pengaspalan di RW 10 sudah terlaksana saat masa puasa kemarin. Untuk bantuan sosial juga berjalan lancar,” tuturnya.

​Lurah Ade Suryana melihat adanya peluang besar pada lahan-lahan tidak produktif di bantaran Sungai Cipakancilan.

Ia berencana mendorong setiap RW untuk mengoptimalkan lahan tersebut menjadi area perikanan, peternakan, atau pertanian (KWT), dengan catatan mendapatkan izin dari pihak Sumber Daya Air (SDA).

Namun, ia tidak menampik adanya tantangan besar terkait bencana alam. Ade mencatat adanya kejadian tanah longsor di area dekat Hotel Bahagia serta pohon tumbang.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah membentuk Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) Ciwaringin.

“Terkait pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di sungai, kendalanya adalah kewenangan yang berada di provinsi atau BBWS Ciliwung Cisadane. Kami terus berkoordinasi karena banyak bangunan warga yang berada di bantaran sungai yang tidak sesuai peruntukan,” jelasnya.

Lurah Ade menyampaikan bahwa pihaknya telah mendata sekitar 94 lapak PKL di sepanjang Jalan MA.Salmun hingga Jalan Merdeka.

Ia menjelaskan bahwa pihak kelurahan telah melayangkan surat imbauan kepada para pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya. Langkah ini diambil untuk memastikan keteraturan jalan dan estetika wilayah tanpa mematikan ekonomi warga.

“Kami melakukan pendataan dan penataan, bukan penggusuran semena-mena. Kami sudah bareng-bareng memberikan surat imbauan agar mereka berdagang sesuai aturan. Harapannya, kedepan kita bisa berkolaborasi dengan Satpol PP untuk penataan yang lebih permanen,” pungkas Ade.

(Muhammad Irfan Ramadan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here