Bogordaily.net – Pendakian Gunung Semeru dibuka kembali setelah sempat ditutup selama lima bulan. Gunung yang dikenal sebagai atap Pulau Jawa, Gunung Semeru, resmi menerima pendaki mulai Jumat (24/4), dengan sejumlah pembatasan dan aturan ketat demi keselamatan dan kelestarian alam.
Kabar pendakian Gunung Semeru dibuka ini diumumkan langsung oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melalui akun Instagram resminya. Meski demikian, jalur pendakian untuk sementara hanya dibuka hingga Ranu Kumbolo, bukan sampai puncak Mahameru.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah mitigasi risiko sekaligus menjaga ekosistem di kawasan gunung tertinggi di Jawa Timur tersebut.
TNBTS menetapkan kuota maksimal 200 pendaki per hari dengan durasi pendakian dua hari satu malam. Seluruh calon pendaki diwajibkan melakukan pemesanan secara daring melalui situs resmi.
Booking dapat dilakukan mulai H-30 hingga H-2 sebelum tanggal pendakian, dengan kuota yang dibuka per satu bulan kalender.
Berikut sejumlah ketentuan utama:
* Pendakian hanya melalui jalur resmi Ranupani
* Wajib booking online
* Usia minimal 10 tahun
* Pendaki di atas 70 tahun wajib membawa rekomendasi dokter
* Data pendaki tidak dapat diubah
Untuk rombongan:
* Minimal 2 orang, maksimal 10 orang
* Wajib menggunakan pemandu lokal (kecuali Mapala dengan syarat khusus)
* Wajib registrasi ulang dan mengikuti briefing
Pendaki harus menyiapkan:
* Surat sehat (berlaku H-1)
* Identitas asli (KTP/KK/Paspor)
* Surat izin orang tua (bagi yang belum memiliki KTP)
Registrasi dilakukan di Ranupani mulai pukul 08.00–14.00 WIB, dilanjutkan briefing dan proses check-in.
* Durasi maksimal dua hari
* Batas naik pukul 15.00 WIB
* Tenda hanya di Ranu Kumbolo
* Wajib membawa turun sampah
* Check-out wajib lapor dan verifikasi
Pendaki yang melanggar atau overstay akan dikenakan sanksi sesuai aturan.
Pendaki dilarang:
* Merusak flora, fauna, atau situs budaya
* Membuang sampah sembarangan
* Membawa narkoba, miras, atau senjata
* Membuat api sembarangan
* Menerbangkan drone
* Mendaki melebihi Ranu Kumbolo
Bagi pendaki yang sempat melakukan booking pada periode November–Desember 2025, tersedia opsi penjadwalan ulang hingga 31 Mei 2026, dengan periode pendakian baru mulai 1 Mei hingga 30 November 2026.
Kuota reschedule dibatasi maksimal lima kelompok per hari dan tidak diperkenankan mengganti anggota.
Dengan dibukanya kembali jalur ini, pendakian Gunung Semeru dibuka menjadi kabar baik bagi para pecinta alam. Namun, kepatuhan terhadap aturan tetap menjadi kunci utama untuk menjaga keselamatan dan kelestarian gunung legendaris tersebut.***
