Thursday, 30 April 2026
HomeKabupaten BogorLibur Panjang May Day 2026, Polisi Terapkan One Way di Jalur Puncak...

Libur Panjang May Day 2026, Polisi Terapkan One Way di Jalur Puncak Bogor dan Siagakan 180 Personel

Bogordaily.net – Menghadapi lonjakan kendaraan selama libur panjang Hari Buruh Internasional yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi kepadatan di Jalur Puncak.

Kawasan wisata yang menjadi primadona masyarakat Jabodetabek ini diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan secara signifikan, terutama pada puncak libur di awal Mei.

Kasatlantas Polres Bogor, Afif Widhi Ananto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan total 180 personel untuk mengawal kelancaran arus lalu lintas.

Jumlah tersebut terdiri dari 120 anggota kepolisian yang akan berjaga di jalur utama, serta 60 Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) yang disebar di jalur alternatif.

Kehadiran personel tambahan ini diharapkan mampu mengurai kemacetan, sekaligus membantu pengendara yang melintas di titik-titik rawan kepadatan.

One Way Berlaku Situasional

Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, polisi akan menerapkan sistem satu arah atau one way. Namun, penerapannya bersifat fleksibel dan menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Pelaksanaan one way umumnya dilakukan dari arah Jakarta menuju Puncak pada pagi hari, dan dari arah Puncak menuju Jakarta pada siang hari,” kata Afif saat dikonfirmasi, Kamis 30 April 2026.

Skema ini dinilai efektif untuk mengatur arus kendaraan yang biasanya meningkat tajam pada jam-jam tertentu, terutama saat wisatawan berangkat di pagi hari dan kembali pada siang hingga sore hari.

Afif menegaskan bahwa jadwal pemberlakuan one way tidak bersifat tetap. Keputusan akan diambil secara langsung di lapangan berdasarkan kondisi real-time.

Hal ini dilakukan agar rekayasa lalu lintas bisa lebih adaptif terhadap perubahan volume kendaraan yang kerap terjadi secara dinamis.

Ganjil Genap Ditiadakan Sementara

Berbeda dari kebijakan sebelumnya, sistem ganjil genap yang biasa diberlakukan di kawasan Simpang Gadog dipastikan tidak akan diterapkan selama libur panjang kali ini.

“Terkait ganjil genap, sementara ini belum diterapkan,” jelasnya.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi arus lalu lintas serta efektivitas pengaturan melalui sistem one way yang dinilai lebih fleksibel.

Pihak kepolisian memprediksi peningkatan volume kendaraan menuju Puncak akan terjadi pada 1 hingga 2 Mei 2026. Pada periode tersebut, arus wisatawan diperkirakan membludak, terutama dari arah Jakarta.

Sementara itu, arus balik diprediksi akan terjadi pada 3 Mei 2026, ketika para pengunjung kembali ke wilayah asalnya.

Dengan pola tersebut, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan agar terhindar dari kepadatan lalu lintas yang ekstrem.

Selain menyiapkan rekayasa lalu lintas, kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat, serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas yang berlaku.

Tak kalah penting, pengguna jalan juga diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

Selain faktor lalu lintas, kondisi cuaca di kawasan Puncak juga menjadi perhatian. Wilayah ini dikenal memiliki cuaca yang cepat berubah, mulai dari hujan deras hingga kabut tebal yang dapat mengganggu visibilitas.

Oleh karena itu, pengendara diharapkan lebih waspada dan berhati-hati, terutama saat melintasi jalur yang menanjak dan berkelok.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here