Thursday, 30 April 2026
HomeNasionalUnhas Jadi Kampus Pertama Punya Dapur MBG

Unhas Jadi Kampus Pertama Punya Dapur MBG

Bogordaily.net – Langkah baru dalam penguatan program gizi nasional resmi dimulai dari Universitas Hasanuddin (Unhas) yang berlokasi di Sulawesi Selatan. Kampus ini kini menjadi perguruan tinggi negeri pertama di Indonesia yang memiliki dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peresmian fasilitas tersebut dilakukan oleh Brian Yuliarto selaku Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Kehadiran dapur MBG di lingkungan kampus menjadi penanda bahwa perguruan tinggi mulai mengambil peran lebih aktif dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang pemenuhan gizi masyarakat.

Tak hanya sekadar fasilitas pendukung, dapur MBG di Unhas dirancang sebagai bagian dari ekosistem akademik.

Kampus diharapkan tidak hanya menjadi pengamat, tetapi ikut terlibat langsung dalam implementasi program melalui pendekatan berbasis riset dan inovasi.

“SPPG yang dibentuk di kampus tidak hanya mendukung program, tetapi juga dapat menjadi teaching factory. Fasilitas ini bisa dimanfaatkan sebagai tempat praktik mahasiswa, penelitian, serta pengembangan lebih lanjut program MBG di masyarakat,” katanya di SPPG Unhas Makassar, Selasa 28 April 2026.

Konsep teaching factory yang diusung membuka peluang bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui praktik di lapangan.

Selain itu, fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium hidup untuk mengembangkan berbagai inovasi di bidang pangan dan gizi.

Lebih jauh, keterlibatan perguruan tinggi dinilai sangat strategis karena memiliki sumber daya yang lengkap, mulai dari teknologi, tenaga ahli, hingga kemampuan riset yang mumpuni.

“Perguruan tinggi memiliki teknologi, SDM, dan inovasi yang sangat bermanfaat untuk pengembangan program Makan Bergizi, mulai dari pengembangan peralatan, keamanan pangan, hingga pelatihan dan bimbingan teknis,” tambahnya.

Sementara itu, Dadan menyebut bahwa keberadaan SPPG di Unhas juga menjadi tonggak penting bagi kawasan Indonesia Timur. F

asilitas ini tercatat sebagai yang pertama di lingkungan perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH) di wilayah tersebut.

“Ini yang pertama di perguruan tinggi negeri di Indonesia Timur,” pungkasnya.

Dengan hadirnya dapur MBG ini, Unhas tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas gizi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan kebijakan publik.

Model ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi kampus lain di Indonesia untuk turut berperan aktif dalam program-program strategis nasional.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here