Bogordaily.net – Sebuah kasus perampokan disertai aksi kekerasan berujung maut menggegerkan publik setelah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan kejadian tersebut beredar luas di media sosial.
Peristiwa tragis itu menimpa seorang perempuan lanjut usia berusia sekitar 60 tahun yang menjadi korban penganiayaan brutal di dalam rumahnya sendiri. Aksi para pelaku bahkan terekam jelas dalam kamera CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.
Informasi mengenai kasus ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @medsoszone pada 30 April 2026. Video tersebut dengan cepat viral dan memicu reaksi luas dari warganet karena memperlihatkan detik-detik sebelum hingga saat kejadian berlangsung.
Aksi Pelaku Terekam CCTV
Dalam rekaman CCTV, terlihat situasi awal yang tampak normal ketika korban menerima kedatangan sejumlah tamu ke rumahnya. Tamu tersebut terdiri dari dua perempuan dan dua laki-laki yang diduga telah merencanakan aksi kejahatan tersebut.
Dua perempuan terlihat datang lebih dahulu dan berinteraksi dengan korban di ruang tamu. Korban yang tidak menaruh curiga kemudian mempersilakan mereka masuk dan duduk untuk berbincang.
Percakapan singkat pun sempat terjadi, menciptakan suasana yang seolah-olah wajar. Namun situasi berubah drastis ketika seorang pria tiba-tiba masuk dari arah pintu sambil membawa benda keras berupa bilah kayu.
Tanpa banyak interaksi, pria tersebut langsung melancarkan serangan ke arah korban. Aksi penganiayaan itu berlangsung cepat dan brutal, hingga menyebabkan korban tidak berdaya dan akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Pelaku Hilangkan Jejak
Rekaman tersebut juga memperlihatkan bagaimana para pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan merusak perangkat CCTV. Meski demikian, sebagian besar aksi mereka telah terekam sebelum alat tersebut dirusak.
Setelah melakukan penganiayaan, para pelaku tampak berpencar untuk memastikan situasi sekitar aman. Salah satu pelaku terlihat keluar lebih dulu untuk mengamati kondisi di luar rumah.
Tak lama kemudian, dua pelaku lainnya menyusul sambil membawa tas yang diduga berisi barang-barang berharga milik korban. Aksi tersebut menguatkan dugaan bahwa motif utama kejahatan adalah perampokan yang disertai kekerasan.
Pihak kepolisian telah turun tangan menangani kasus ini. Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir, Dodi Vivino, membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman.
“Jumlah pelakunya sekitar 4 orang Namun bisa jadi lebih. Karena itu baru hasil pendalaman sementara berdasarkan rekaman CCTV yang kita dapatkan,” ujarnya.
Saat ini, aparat kepolisian tengah mengumpulkan bukti tambahan serta melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga telah melarikan diri setelah kejadian.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap orang asing, termasuk yang datang dengan modus berpura-pura sebagai tamu.
Selain itu, peristiwa ini juga kembali menyoroti pentingnya sistem keamanan rumah tangga, seperti penggunaan CCTV yang terbukti membantu proses identifikasi pelaku kejahatan.***
