Friday, 1 May 2026
HomeKota BogorPemmkot Bogor Bakal Rubah Sampah Jadi BBM di TPA Galuga Bogor, 15...

Pemmkot Bogor Bakal Rubah Sampah Jadi BBM di TPA Galuga Bogor, 15 Juta Ton Siap Diproses

Bogordaily.net – Upaya penanganan masalah sampah di Kabupaten Bogor memasuki babak baru.

Selain program pengolahan sampah menjadi energi listrik, kini TNI Angkatan Darat turut ambil bagian dengan mengembangkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di TPA Galuga.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan strategis dalam mengurangi penumpukan sampah sekaligus menghasilkan energi alternatif yang bernilai ekonomis.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa penanganan sampah di TPA Galuga tidak hanya mengandalkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), tetapi juga diperkuat dengan program baru yang digagas oleh TNI AD.

“Selain pengelolaan sampah menjadi energi listrik, ada program juga dari dari TNI Angkatan Darat,” kata Rudy Susmanto.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi solusi komprehensif dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di wilayah Bogor.

Berbeda dengan program pengolahan sampah pada umumnya, inisiatif dari TNI AD justru menyasar tumpukan sampah lama yang telah mengendap bertahun-tahun di TPA Galuga.

“Yang diusulkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat yaitu membangun pengelolaan sampah yaitu bukan sampah baru tapi sampah lama,” jelas Rudy.

Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu mengurangi volume sampah lama yang selama ini sulit ditangani, sekaligus memanfaatkan potensi energi yang masih tersimpan di dalamnya.

15 Juta Ton Sampah Siap Diolah

Data terbaru menunjukkan bahwa volume sampah di TPA Galuga mencapai angka yang sangat besar, yakni sekitar 15 juta ton. Jumlah tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan energi alternatif.

“Hari ini terhitung kurang lebih ada 15 juta ton di TPA Galuga, untuk diproses menadi bahan bakar minyak,” tuturnya.

Jika berhasil diolah, potensi energi dari sampah tersebut diperkirakan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kebutuhan bahan bakar.

Saat ini, proyek pengolahan sampah menjadi BBM tersebut telah memasuki tahap awal. Proses yang sedang dilakukan meliputi pembersihan lahan atau land clearing di area milik Kopassus yang berada di sekitar TPA Galuga.

Langkah ini menjadi fondasi awal sebelum pembangunan fasilitas pengolahan dilakukan secara penuh.

Sampah Diolah Menjadi Solar

Rudy mengungkapkan bahwa hasil akhir dari proses pengolahan sampah tersebut direncanakan berupa BBM jenis solar. Hal ini menambah alternatif pemanfaatan sampah selain menjadi energi listrik melalui program PSEL.

“Informasinya jenis solar, di luar PSEL ada juga pengelolaan sampah untuk dijadikan bahan bakar minyak,” pungkasnya.

Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat setiap tahunnya. Dengan mengubah sampah menjadi energi, beban tempat pembuangan akhir dapat dikurangi secara signifikan.

Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pemanfaatan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here