Bogordaily.net – Citra rumah kost yang kerap dianggap tertutup dan eksklusif kini mulai bergeser melalui aksi nyata kepedulian sosial.
Rumah Kost Syariah Antasena, yang berlokasi di kawasan perumahan elit Bogor Baru, Blok D8 No. 4, Kelurahan Tegallega, Kota Bogor, menggelar acara santunan bagi anak yatim piatu dari warga sekitar pada Jumat, 1 Mei 2026.
​
Kegiatan yang berlangsung di gedung berlantai tiga tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mematahkan stigma negatif terkait keberadaan rumah kost di lingkungan pemukiman.
Melalui pendekatan nilai-nilai islami, pengelola ingin menunjukkan bahwa operasional hunian syariah memiliki dampak positif bagi ekosistem bertetangga.
​Hadir dalam acara tersebut, Bendahara Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor, Milzam Bajened.
Sebagai perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) Islam, ia mengapresiasi langkah manajemen Kost Antasena yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga menjaga norma-norma keislaman dan kepekaan sosial terhadap masyarakat sekitar yang membutuhkan.
​
Milzam mengungkapkan bahwa transparansi dan kepedulian seperti ini sangat penting untuk menjaga harmonisasi antara penyedia jasa hunian dengan warga lokal.
Menurutnya, langkah ini membuktikan bahwa prinsip syariah bukan sekadar label, melainkan dipraktikkan melalui perilaku yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
​
“Kami melihat dengan jelas bagaimana Kost Syariah Antasena memiliki kepedulian yang tinggi terhadap norma-norma keislaman. Tidak hanya itu, aksi nyata mereka dalam menyantuni anak-anak yatim dari warga sekitar menunjukkan tanggung jawab sosial yang luar biasa,” ujar Milzam Bajened di sela-sela kegiatan, Jum’at (1/5).
​Selain sebagai bentuk ibadah, santunan ini menjadi sarana komunikasi bagi pengelola kost untuk mengenalkan sistem operasional mereka yang ketat terhadap aturan.
Hal ini dilakukan guna menepis kekhawatiran masyarakat mengenai potensi penyalahgunaan rumah kost untuk hal-hal yang melanggar norma susila atau hukum.
​
Pihak pengelola berharap, dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, Rumah Kost Syariah Antasena dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha properti lainnya di Kota Bogor.
Hubungan yang harmonis antara penghuni kost, manajemen, dan warga sekitar diharapkan dapat terus terjaga melalui kegiatan-kegiatan positif yang mengedepankan aspek kemanusiaan dan nilai religi.***
