Monday, 4 May 2026
HomeKabupaten BogorTerima Aspirasi Massa Aksi, Bupati Bogor Minta Aktivitas Tambang di Bogor Barat...

Terima Aspirasi Massa Aksi, Bupati Bogor Minta Aktivitas Tambang di Bogor Barat Dibuka

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima aspirasi ribuan Massa dari Aliansi Masyarakat Cigudeg, Rumpin Parung Panjang (AMCRP) saat aksi di Kantor Pemerintah Kabupaten Bogor, pada Senin 4 Mei 2025.

Dalam kesempatan itu, Rudy turut menyampaikan orasi di hadapan ribuan massa, terkait beberapa tuntutan salah satunya untuk dibukanya kembali aktivitas tambang.

Rudy menyebut, ribuan masyarakat yang tergabung di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Rumpin, Parung Panjang, Cigudeg hadir di hadapan pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan aspirasinya secara damai.

“Ini wujud bahwa mereka hadir dengan cara yang santun, dengan cara yang baik, dengan cara yang baik Kami pun secara tahapan-tahapan sudah berkomunikasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Rudy.

Ia menegaskan, akan berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Barat untuk dapat mendengar aspirasi masyarakat terdampak penutupan tambang, dan meminta agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera membuka aktivitas tambang di Bogor Barat.

“Kami pun menghargai melihat Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang melakukan tahapan-tahapan untuk melakukan evaluasi terhadap beberapa tambang yang ada di Bogor Barat, tapi kami meminta semasa evaluasi tersebut untuk dapat disegerakan dibuka bagi tambang tambang yang berizin,” jelasnya.

Sebelumnya, Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cigudeg, Rumpin, Parung Panjang (AMCRP) melaksanakan aksi di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, pada Senin 4 Mei 2026.

Pantauan di lokasi terlihat ribuan massa tersebut datang sekitar pukul 11.20 WIB. Mereka datang berbondong bondong menggunakan truk colt diesel hingga bus, sambil membentangkan beberapa spanduk.

Dalam aksi tersebut, massa menuntut untuk dibukanya kembali aktivitas tambang di Rumpin, Cigudeg, dan Parungpanjang yang selama ini dihentikan sementara.

Ketua Aliansi Masyarakat Cigudeg, Rumpin, Parung Panjang (AMCRP) Fadlan menyampaikan bahwa, pihaknya menuntut beberapa poin salah satunya terkait pembukaan kembali tambang legal.

“Kita sebetulnya ingin mempertanyakan kepada masyarakat, sudah sejauh mana tahapannya, kapan tambang yang legal, yang berizin itu dibuka kembali. Tuntutan kita cuma simple sebetulnya,” ujar Fadlan kepada wartawan.

Kemudian, massa meminta Gubernur Jawa Barat untuk dapat merealisasikan terkait dana kompensasi yang dijanjikan kepada para masyarakat terdampak penutupan aktivitas tambang.

“Tambang dibuka kembali supaya ada aktivitas masyarakat. Yang kedua, sesuai dengan janji Gubernur, kan bukan kita yang meminta, Pak Gubernur yang meminta, bahwa akan memberikan bantuan sosial bagi masyarakat yang bergantung,” ungkap dia.

(Albin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here