Bogordaily.net – Pemasangan Early Warning System (EWS) di sejumlah wilayah rawan bencana di Kota Bogor terus diperkuat.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi banjir dan longsor.
Curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir memicu berbagai kejadian bencana.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya sistem peringatan dini yang mampu memberikan informasi cepat dan akurat kepada warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan EWS menjadi alat penting dalam mitigasi bencana berbasis teknologi.
“Early warning system ini dibangun untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui sinyal peringatan saat potensi bahaya terdeteksi. Sistem ini membantu warga untuk merespon lebih cepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemasangan EWS dilakukan di sejumlah titik seperti Cikaret dan Panaragan berdasarkan tingkat kerawanan. Penentuan lokasi tersebut mengacu pada hasil kajian serta riwayat kejadian bencana sebelumnya.
“Ketika alarm berbunyi, masyarakat bisa segera melakukan langkah awal seperti evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Ini menjadi alat bantu yang sangat penting,” katanya.
Namun demikian, efektivitas EWS tidak hanya bergantung pada teknologi semata. Peran masyarakat dalam memahami dan merespons peringatan menjadi faktor penentu keberhasilan sistem tersebut.
“EWS hanyalah alat, yang paling utama adalah kesiapan masyarakat dalam menyikapi informasi tersebut. Respons cepat dan tepat akan sangat menentukan dalam mengurangi risiko bencana,” ucapnya.
(Muhammad Irfan Ramadan)
