Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor berkomitmen mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 agar berjalan lancar, transparan, dan bebas dari berbagai bentuk kecurangan.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dalam keterangannya usai rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Terkait Kota Bogor
Rapat Koordinasi yang diselenggrakan Pada Selasa 12 April 2026 di Plaza Balai Kota Paseban Sri Bima Kota Bogor
Dedie menegaskan, Pemkot Bogor ingin memastikan proses penerimaan siswa baru berlangsung adil dan sesuai aturan yang berlaku.
Salah satu fokus utama ialah mencegah praktik manipulasi administrasi, seperti perpindahan kartu keluarga (KK) maupun domisili demi mendapatkan akses masuk ke sekolah negeri.
“Kita berkomitmen mengawal SPMB 2026/2027 berjalan dengan lancar dan sukses,” ujar Dedie.
Ia menambahkan, pihaknya ingin menghindari adanya berbagai bentuk kecurangan yang selama ini kerap muncul dalam proses penerimaan peserta didik baru.
“Yang pasti kita ingin menghindari adanya kecurangan-kecurangan dimana selama mungkin ada yang pindah kartu keluarga (KK), kemudian juga pindah domisili dan lain sebagainya,” katanya.
Selain itu, Pemkot Bogor juga berupaya menekan praktik-praktik transaksional dalam proses penerimaan siswa baru.
Menurut Dedie, pengawasan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai perangkat daerah agar proses seleksi berjalan objektif dan transparan.
“Yang kedua kita juga meminimalisir hal-hal yang sifatnya transaksional. Jadi dengan komitmen bersama sehingga tadi yang sudah dipaparkan oleh Pak Kadisdik, Kadinsos, Kadisdukcapil”
Pembagian desil dengan mengutamakan skala priotas yang berhak nantinya masuk ke dalam sekola negri Kota Bogor dengan aturan yang ada kita akan melaksanakan prioritas-prioritas sesuai dengan metode pembagian siapa saja anak-anak yang mungkin masuk ke dalam sekolah negeri yang ada di wilayah Kota Bogor sesuai dengan aturan,” jelasnya.
Pemkot Bogor berharap seluruh tahapan SPMB 2026/2027 dapat berjalan tertib dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik di Kota Bogor.
(Fikri)
