Bogordaily.net – Laporan yang beredar di media internasional menyebut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, diduga mengalihkan dana bantuan dari Board of Peace (BOP) senilai 17 miliar dolar AS atau sekitar Rp263,5 triliun. Dana tersebut sebelumnya disebut diperuntukkan bagi rekonstruksi dan bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza.
Namun, dalam informasi yang viral di media sosial, dana itu justru diduga dialihkan untuk mendukung Israel di tengah memanasnya konflik kawasan Timur Tengah.
“Dana Rp 263 T Patungan dari BOP Untuk Gaza Diduga Dialihkan Untuk Israel,” tulis keterangan dalam video yang ramai dibagikan di media sosial, dikutip pada Jumat 15 Mei 2026.
Informasi tersebut pertama kali muncul melalui laporan media Lebanon, Al Akhbar. Kabar itu kemudian turut dikutip sejumlah media lain seperti Press TV dan CGTN sehingga memicu perhatian publik internasional.
Isu ini langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak pihak mempertanyakan transparansi penyaluran dana bantuan kemanusiaan, terutama karena nominal yang disebut mencapai ratusan triliun rupiah.
Di sisi lain, belum ada dokumen resmi ataupun pernyataan langsung dari pemerintah Amerika Serikat yang mengonfirmasi tuduhan tersebut.
Hingga saat ini, pihak Gedung Putih maupun otoritas terkait di AS masih belum memberikan penjelasan resmi mengenai kabar yang beredar.
Situasi di Jalur Gaza sendiri masih menjadi sorotan dunia internasional akibat meningkatnya korban sipil serta kebutuhan bantuan kemanusiaan yang terus bertambah di wilayah tersebut.***
