Bogordaily.net – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, melakukan kunjungan langsung ke Posyandu Flamboyan RW 09, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Senin (18/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau pelayanan kesehatan bagi balita, ibu, hingga lansia yang rutin dilaksanakan di wilayah tersebut.
Kedatangan Yantie Rachim disambut hangat oleh para kader posyandu dan warga yang tengah mengikuti pemeriksaan kesehatan. Dalam kegiatan itu, ia juga menyerahkan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada balita usai menjalani pemeriksaan tumbuh kembang dan kesehatan dasar.
Program MBG yang saat ini mulai berjalan di sejumlah wilayah Kota Bogor disebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak orang tua mengaku merasakan manfaat nyata, terutama dalam menjaga pola makan dan asupan gizi anak-anak mereka.
Suasana Posyandu Flamboyan terlihat ramai sejak pagi hari. Para ibu tampak antre membawa anak mereka untuk melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemeriksaan kesehatan rutin dan imunisasi.
Tidak hanya balita, sejumlah lansia juga hadir untuk memeriksakan tekanan darah serta kondisi kesehatan lainnya.
Kehadiran Yantie Rachim dinilai menjadi perhatian khusus bagi warga. Banyak ibu rumah tangga menyampaikan langsung pengalaman mereka setelah anak menerima program Makan Bergizi Gratis.
Salah seorang warga RT 01 RW 09, Elga (33), mengaku kondisi anaknya mengalami perkembangan yang lebih baik sejak rutin menerima MBG.
Menurutnya, program tersebut membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak sehingga pertumbuhan menjadi lebih optimal.
Selain itu, para orang tua juga merasa terbantu dengan adanya edukasi kesehatan yang rutin diberikan di Posyandu. Edukasi tersebut mencakup pentingnya imunisasi lengkap, pola makan sehat, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.
Warga mengaku kini tidak lagi khawatir terhadap isu-isu negatif terkait imunisasi karena sudah mendapatkan penjelasan langsung dari tenaga kesehatan.
Hal senada juga diungkapkan Febrina (30). Ia menilai program MBG membawa perubahan terhadap kebiasaan anaknya sehari-hari.
“Alhamdulillah sejak ada MBG anak tidak lagi jajan sembarangan, saya jadi lebih tenang,” ujarnya.
Menurut Febrina, anaknya kini lebih terbiasa mengonsumsi makanan sehat dibanding membeli jajanan di luar rumah yang belum tentu higienis.
Ketua TP Posyandu Kelurahan Bantarjati, Rima Rismala, menjelaskan bahwa pelayanan di Posyandu Flamboyan kini semakin lengkap setelah dikombinasikan dengan program Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Dengan sistem tersebut, masyarakat tidak hanya datang untuk pemeriksaan balita, tetapi juga dapat berkonsultasi terkait berbagai persoalan kesehatan dan sosial lainnya.
“Dengan adanya Enam SPM ini masyarakat bisa melaporkan berbagai permasalahan ke posyandu. Ditambah adanya MBG, masyarakat jadi lebih semangat datang ke posyandu,” ungkapnya.
Rima menambahkan, antusiasme warga meningkat cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Tidak hanya ibu dan balita, para lansia juga kini semakin rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.
Bahkan untuk lansia yang memiliki keterbatasan fisik dan tidak mampu datang ke lokasi posyandu, kader kesehatan melakukan sistem jemput bola dengan mendatangi rumah warga secara langsung.
Langkah tersebut dilakukan agar kondisi kesehatan para lansia tetap terpantau dan mereka tetap mendapatkan pelayanan dasar secara berkala.
Dalam kunjungannya itu, Yantie Rachim juga menyempatkan diri mendatangi rumah seorang lansia bernama Nenek Acih yang berada tidak jauh dari lokasi Posyandu.
Kondisi kesehatan Nenek Acih diketahui mengalami penurunan sehingga ia tidak lagi mampu berjalan dan membutuhkan bantuan dalam aktivitas sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Sosial disebut akan memberikan bantuan kursi roda guna membantu mobilitas dan proses pengobatan Nenek Acih.
Tak hanya itu, kondisi rumah yang ditempati lansia tersebut juga menjadi perhatian karena dinilai kurang layak huni.
Pemerintah Kota Bogor berencana mengupayakan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar tempat tinggal Nenek Acih dapat diperbaiki dan lebih nyaman untuk ditempati.
Pada kesempatan itu, Yantie Rachim turut menyerahkan bantuan berupa kasur dan paket sembako kepada Nenek Acih sebagai bentuk kepedulian terhadap warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus.
Program pelayanan terpadu yang dijalankan Posyandu Flamboyan ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mulai dari balita hingga lansia, sekaligus memperkuat peran posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan berbasis lingkungan di Kota Bogor.(*)
