Bogordaily.net – Ada malam yang tak benar-benar tidur di Kota Bogor. Sabtu dini hari (23/5/2026), kamera CCTV lalu lintas merekam sesuatu yang membuat bulu kuduk berdiri: seorang wanita diduga menjadi korban tindak kejahatan, lalu dibuang begitu saja di pinggir jalan.
Lokasinya di kawasan Jalan Sholeh Iskandar, tepat di sekitar Simpang Yasmin arah BCC. Dalam rekaman yang kini beredar luas, tubuh korban dilempar dari atas jalan layang dan tergeletak di tepi jalan, seolah-olah bukan manusia, melainkan barang yang dibuang diam-diam di tengah sepinya malam.
Warga yang melintas menjadi saksi pertama. Mereka bukan hanya kaget, tapi juga spontan bergerak. Korban segera dievakuasi dan dilaporkan kepada pihak berwenang. Di titik itu, malam berubah menjadi kepanikan kecil yang menyebar cepat dari mulut ke mulut.
Korban kemudian diketahui mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuhnya. Ia sempat dilarikan ke RS Hermina Yasmin untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, upaya penyelamatan tidak mampu menahan kondisi yang sudah terlalu parah.
Nyawa korban akhirnya tidak tertolong. Di ruang perawatan rumah sakit itu, kehidupan yang sempat berjuang di antara sirine dan alat medis, harus berhenti lebih cepat dari yang seharusnya.
Tapi kejahatan tidak pernah bertahan lama. Pelakunya langsung tertangkap. Penangkapannya tidak sunyi. Justru dramatis. Ada kejar-kejaran. Ada kepanikan. Dan akhirnya, ada borgol yang mengunci.
Warga hanya bisa menyaksikan. Seperti menonton potongan film yang tiba-tiba menjadi nyata di depan mata.
Pelaku kemudian langsung digelandang petugas.
Di balik peristiwa penangkapan itu, ada kisah yang lebih gelap. Dan dimulai dari satu temuan dini hari.
Peristiwa ini bermula dari sini. Seorang wanita ditemukan tergeletak di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (23/5) dini hari.
Kompol Doddy Rosjadi Kapolsek Tanah Sareal menjelaskan, polisi menerima laporan sekitar pukul 01.15 WIB. Saat itu, korban ditemukan tanpa identitas, tanpa barang pribadi.
“Korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan. Saat ditemukan, tidak ada identitas maupun barang pribadi yang melekat pada korban,” ujarnya.
Polisi bergerak cepat. TKP diperiksa. Tim Inafis Polresta Bogor Kota turun. Sidik jari menjadi kunci. Dari situ, identitas korban akhirnya terungkap: seorang wanita berinisial AAA (52), warga Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Setelah nama ditemukan, alamat keluarga dicari. Dari rumah ketua RT, jejak itu mengarah ke rumah duka yang masih belum percaya.
Keluarga kemudian mengungkap bahwa korban sempat pamit keluar rumah sekitar pukul 22.00 WIB. Katanya mau ngopi. Hanya itu. Bersama seorang teman. Naik mobil Toyota Yaris oranye bernopol B 2903 SKK.
Kini, polisi masih menunggu hasil pendalaman. Motif belum dipastikan. Kronologi lengkap masih disusun satu per satu seperti puzzle yang belum selesai.
Dan di tengah semua itu, satu hal sudah jelas: pelaku sudah tidak lagi bebas di jalan yang sama tempat semuanya bermula.***
