Bogordaily.net – Piala Presiden 2026 kapan dimulai? Pertanyaan itu kini beredar di mana-mana. Di warung kopi. Di grup WhatsApp suporter. Sampai di meja para pengurus klub.
Maklum. Tahun depan situasinya berbeda. Nama “Piala Presiden” dipakai untuk dua ajang sekaligus. Itu yang membuat banyak pecinta bola sempat mengernyitkan dahi.
Yang pertama: Liga 4 Piala Presiden 2025/2026. Yang kedua: turnamen pramusim Piala Presiden yang selama ini identik dengan klub-klub elite Indonesia.
Dua-duanya berlangsung hampir bersamaan.
Liga 4 Piala Presiden lebih dulu berjalan. Jadwalnya sudah disiapkan mulai 30 Mei hingga 11 Juli 2026. Pesertanya besar: 64 tim dari berbagai daerah yang telah lolos fase provinsi.
Sedangkan turnamen yang paling ditunggu publik tetaplah Piala Presiden pramusim. Inilah panggung klub-klub besar. Ajang pemanasan sebelum musim baru dimulai.
Sampai hari ini, jadwal resminya memang belum diumumkan PSSI. Tetapi sejumlah bocoran menyebut turnamen itu kemungkinan digelar pada 28 Juni sampai 11 Juli 2026.
Di sinilah orang mulai ramai bertanya: Piala Presiden 2026 kapan dimulai sebenarnya?
Jawabannya masih bersifat sementara. Belum final. Kalender sepak bola internasional 2026 ikut memengaruhi penyusunan jadwal nasional. PSSI tampaknya masih menghitung banyak hal agar kompetisi tidak bertabrakan.
Yang menarik justru soal peserta.
Jika memakai format lama, kemungkinan hanya delapan klub yang ikut. Namun kabarnya ada wacana perubahan konsep. Bisa saja jumlah peserta bertambah. Bisa pula format grup diubah total.
Belum ada keputusan resmi.
Nama yang paling banyak dibicarakan tentu saja Port FC. Klub asal Thailand itu kini menyandang status juara bertahan setelah menaklukkan Oxford United pada final edisi sebelumnya.
Publik Indonesia rupanya masih penasaran: apakah klub luar negeri itu akan kembali diundang?
Belum tentu.
Status juara bertahan tidak otomatis membuat mereka tampil lagi. Semua tetap menunggu keputusan panitia dan PSSI.
Di sisi lain ada Arema FC. Klub yang sudah identik dengan Piala Presiden. Empat trofi pernah mereka angkat: 2017, 2019, 2022, dan 2024.
Tak ada klub lain yang setangguh Singo Edan di ajang ini.
Tetapi bahkan Arema pun belum mendapat kepastian tampil. Jika format baru diterapkan, mekanisme penentuan peserta bisa berubah total.
Karena itu, pertanyaan Piala Presiden 2026 kapan dimulai belum benar-benar memiliki jawaban pasti. Yang sudah mulai terlihat hanyalah suasananya: Juni dan Juli tahun depan akan menjadi bulan yang sibuk bagi sepak bola Indonesia.
Dua turnamen. Satu nama besar.
Piala Presiden tampaknya kembali akan menjadi pusat perhatian. Dengan atau tanpa kepastian yang cepat dari federasi.***
