HomeNasionalWO Pernikahan Diduga Kabur, Pasangan di Bekasi Rugi Rp85,5 Juta Jelang Hari...

WO Pernikahan Diduga Kabur, Pasangan di Bekasi Rugi Rp85,5 Juta Jelang Hari Bahagia

Bogordaily.net – Impian Aldi dan Feny untuk menggelar resepsi pernikahan harus berubah menjadi mimpi buruk. Pasangan asal Bekasi itu mengaku menjadi korban dugaan penipuan wedding organizer (WO) setelah pihak penyelenggara tiba-tiba menghilang menjelang hari acara. Akibat insiden tersebut, keduanya mengalami kerugian hingga Rp85,5 juta.

Kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial setelah cerita mereka viral dan memicu perhatian publik.

Resepsi yang sudah dipersiapkan berbulan-bulan bahkan terancam batal total karena sejumlah vendor dan venue belum dibayar oleh pihak WO.

Feny menceritakan, awal mula mereka menggunakan jasa WO tersebut karena tertarik dengan promosi yang ditemukan di Instagram.

Paket pernikahan yang ditawarkan dinilai menarik dengan harga yang dianggap sesuai kebutuhan mereka.

“Awalnya kami melihat promosi di Instagram, lalu tertarik menggunakan paket yang ditawarkan. Total dana yang sudah kami transfer mencapai Rp85,5 juta,” ujar Feny, Senin 15 Mei 2026.

Setelah melakukan pembayaran uang muka, pasangan ini sempat mengikuti sesi test food yang diadakan pihak WO.

Dalam acara itu, mereka diperlihatkan berbagai vendor pendukung seperti dekorasi, make-up artist (MUA), MC, hingga konsep pelaminan dan katering.

Tidak hanya itu, Aldi dan Feny juga menjalani fitting busana pengantin di kantor WO yang berada di kawasan Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur. Seluruh pembayaran dilakukan bertahap hingga dinyatakan lunas pada awal April 2026.

Pada 11 Mei 2026, mereka bahkan masih menambah jumlah tamu undangan. Namun, rasa curiga mulai muncul ketika technical meeting dilakukan secara online dengan durasi sangat singkat dan dinilai tidak profesional.

Menurut Feny, berbagai pertanyaan penting terkait rundown acara, alur tamu, hingga teknis pelaksanaan justru tidak dijelaskan secara rinci oleh pihak WO.

“Technical meeting hanya berlangsung sekitar 10 menit. Semua pertanyaan kami dijawab nanti akan diinformasikan mendekati hari acara,” katanya.

Kekhawatiran pasangan ini semakin besar setelah mendengar keluhan dari beberapa klien lain yang mengaku kecewa dengan pelayanan WO tersebut.

Keluhan yang muncul mulai dari katering terlambat datang hingga jumlah makanan yang tidak sesuai pesanan.

Masalah memuncak pada 13 Mei 2026 atau sekitar 10 hari sebelum akad dan resepsi digelar.

Pihak Gedung Islamic Center Bekasi menghubungi Aldi dan Feny dan menginformasikan bahwa pembayaran venue ternyata belum dilunasi oleh WO.

“Pihak gedung menyampaikan masih ada kekurangan pembayaran sekitar Rp17,5 juta. Ternyata WO baru membayar DP sekitar Rp6 juta,” ungkap Feny.

Pasangan tersebut kemudian berusaha menghubungi pihak WO berkali-kali, namun tidak mendapatkan kepastian.

Hingga sehari sebelum acara, mereka mendatangi kantor WO di kawasan JGC dan mendapati lokasi sudah kosong.

“Ketika kami datang, kantor galerinya sudah tidak beroperasi. Kami mendapat informasi bahwa mereka pindah ke daerah Rorotan,” ujar Aldi.

Aldi dan Feny lalu mendatangi gudang WO di Rorotan dan sempat bertemu dengan pengelola.

Namun, pihak WO disebut terus memberikan alasan terkait pembayaran venue yang belum diselesaikan.

Menurut Aldi, pengelola WO sempat membuat surat pernyataan bermaterai yang berisi tanggung jawab pelaksanaan acara. Sayangnya, setelah itu pihak WO justru pergi meninggalkan lokasi.

Situasi semakin kacau ketika sejumlah vendor dekorasi dan katering mengaku tidak mendapat arahan jelas. Beberapa vendor bahkan memilih meninggalkan lokasi karena ketidakjelasan pekerjaan.

“Kami akhirnya merasa resepsi kemungkinan besar tidak dapat terlaksana,” tutur Aldi.

Meski resepsi gagal digelar sesuai rencana, pasangan ini tetap berusaha menyelamatkan prosesi akad nikah.

Mereka menghubungi vendor secara pribadi, mulai dari MUA, MC, penata rambut hingga penyedia busana pengantin.

Beruntung, beberapa vendor bersedia membantu sehingga akad nikah tetap bisa berlangsung secara sederhana.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here