Bogordaily.net – Sabtu 30 Mei 2026 pagi itu arus Tol Jagorawi menuju Bogor sebenarnya tidak terlalu padat.
Namun di Km 19+400, perjalanan sejumlah pengendara mendadak terhenti.
Delapan mobil terlibat dalam tabrakan beruntun. Beruntung tidak ada korban jiwa. Tidak ada pula korban luka yang dilaporkan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat kendaraan bergerak dari arah Jakarta menuju Bogor.
Menurut keterangan Kainduk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, kecelakaan bermula ketika kendaraan paling depan yang berada di lajur empat mengurangi kecepatan.
Situasi itu seharusnya bisa diantisipasi oleh kendaraan di belakangnya.
Ternyata tidak.
Mobil kedua diduga gagal menjaga jarak aman. Benturan pun tak terhindarkan. Efek domino langsung terjadi. Kendaraan ketiga, keempat, hingga kedelapan ikut saling bertabrakan.
Dalam hitungan detik, delapan kendaraan berjejer di lajur empat arah selatan.
Pemandangan yang membuat pengguna jalan lain memperlambat laju kendaraan mereka.
Meski demikian, insiden tersebut hanya menimbulkan kerusakan material.
Tidak ada korban jiwa.
Tidak ada penanganan medis darurat.
Yang menarik, persoalan itu tidak berlanjut ke proses hukum yang panjang. Para pihak yang terlibat memilih menyelesaikannya secara kekeluargaan.
Setelah urusan dianggap selesai, mereka kembali melanjutkan perjalanan masing-masing.
Sebuah kecelakaan yang melibatkan delapan kendaraan.
Namun berakhir tanpa ambulans. Tanpa korban. Dan tanpa perselisihan berkepanjangan.***
