Bogordaily.net — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor UMKM sebagai pilar ketahanan ekonomi nasional melalui optimalisasi ruang publik dan penguatan kolaborasi lintas komunitas.
Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Kebijakan Publik Kementerian UMKM, Reghi Perdana, mengapresiasi inisiatif Kelompok UMKM Wira Pekerja yang dinilai telah berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya di Bekasi.
“UMKM memiliki peran krusial dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung. Kegiatan berbasis komunitas seperti ini memberikan ruang nyata bagi pengusaha UMKM untuk berkembang, meningkatkan kapasitas usaha, dan naik kelas,” ujar Reghi saat menghadiri kegiatan di Gedung Juang Tambun, Kabupaten Bekasi, Sabtu (30/5).
Menurut Reghi, keberhasilan pemberdayaan UMKM memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Kementerian UMKM terus mendorong implementasi kebijakan pemberdayaan yang inklusif dan partisipatif.
“Kami mendorong kelompok masyarakat, asosiasi, dan berbagai komunitas di seluruh Indonesia untuk berperan aktif dalam pemberdayaan UMKM sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah,” katanya.
Pemilihan Gedung Juang Tambun sebagai lokasi penyelenggaraan bazar juga memiliki makna tersendiri. Bagi Kementerian UMKM, lokasi tersebut tidak hanya memiliki nilai sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga merepresentasikan semangat transformasi menuju perjuangan ekonomi yang produktif, kreatif, dan berdaya saing.
Reghi menambahkan, di tengah berbagai tantangan global seperti perubahan pola konsumsi masyarakat, semakin ketatnya persaingan pasar, serta percepatan transformasi digital, pengusaha UMKM dituntut untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan memperkuat daya tahan usahanya.
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai salah satu kunci pengembangan usaha yang berkelanjutan. Pandangan tersebut sejalan dengan agenda prioritas Kementerian UMKM dalam mempercepat transformasi digital bagi pengusaha UMKM di seluruh Indonesia.
“Terus semangat bekerja, berinovasi, dan manfaatkan perkembangan teknologi digital untuk mengembangkan usaha. Jangkau konsumen yang lebih luas melalui platform digital dan media sosial. Mari memasarkan produk secara online agar memiliki daya saing yang lebih kuat,” ujar Sumarni.
Kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya sinergi antarlembaga dalam mendukung pengembangan UMKM di daerah.
Kehadiran jajaran Polres Metro Bekasi, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Ade Jenah Fajarwati, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM daerah, serta unsur Kodim menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem usaha yang kondusif dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi berbagai pihak tersebut, Kementerian UMKM berharap akses pengusaha UMKM terhadap program pembinaan, perluasan pasar, pembiayaan, pendampingan usaha, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia semakin terbuka. Dengan demikian, pengusaha UMKM di Kabupaten Bekasi dapat terus tumbuh sebagai penggerak ekonomi daerah yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.***
