Bogordaily.net – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor secara resmi telah merampungkan pendataan hewan kurban pada perayaan Iduladha tahun ini. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dihimpun dari enam kecamatan di wilayah Kota Bogor, tercatat jumlah hewan kurban mencapai 12.097 ekor domba/kambing dan 3.160 ekor sapi.
Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, menyampaikan bahwa pendataan ini merupakan langkah strategis untuk memetakan potensi kurban di masyarakat, meskipun angka tersebut berada di luar neraca atau diluar pengelolaan langsung BAZNAS Kota Bogor.
“Pencatatan ini kami lakukan sebagai bentuk transparansi dan upaya memotret sejauh mana potensi ekonomi umat dalam ibadah kurban. Jika kita mengonversikan jumlah tersebut ke dalam nilai rupiah, maka perputaran ekonomi dari sektor kurban di Kota Bogor sangat luar biasa,” ujar Subhan dalam keterangannya.
Subhan merinci perhitungan tersebut berdasarkan harga rata-rata yang berlaku di lapangan. Untuk 12.097 ekor domba/kambing dengan asumsi harga rata-rata Rp3 juta per ekor, nilainya mencapai Rp36 miliar. Sementara itu, untuk 3.160 ekor sapi dengan asumsi harga rata-rata Rp25 juta per ekor, nilainya mencapai Rp79 miliar.
“Jika ditotal secara keseluruhan, potensi ekonomi dari pencatatan hewan kurban di luar neraca BAZNAS Kota Bogor ini mencapai angka Rp115 miliar. Ini adalah angka yang sangat fantastis dan menunjukkan besarnya semangat berbagi serta kepedulian sosial masyarakat Kota Bogor melalui momentum Iduladha,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa data ini menjadi indikator positif tingkat kesadaran masyarakat dalam berkurban yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, besarnya nilai ekonomi ini mencerminkan betapa kuatnya potensi filantropi Islam dalam membantu pemerataan gizi masyarakat melalui penyaluran daging kurban yang merata hingga ke pelosok kecamatan.
BAZNAS Kota Bogor sendiri mengadakan festival kurban yang diadakan di RW 2 Lembur sawah, Mulyaharha, Bogor Selatan Kota Bogor, dengan memotong 49 ekor kambing, dan dibagikan kepada 250 orang wilayah sekitar dan 240 kepada masjid yang mengajukan sebelumnya kepada baznas kota bogor.
“Kami mengapresiasi seluruh masyarakat dan petugas kecamatan yang telah kooperatif dalam proses pendataan ini. Semoga semangat berkurban ini dapat terus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga di Kota Bogor,” pungkasnya.***
