Bogordaily.net – Memasuki era disrupsi digital yang menuntut ketajaman berpikir dan kematangan etika, Unit Kegiatan Mahasiswa Debat Merah Putih (UKM DMP) Fakultas Hukum Universitas Pakuan sukses menyelenggarakan Debat Merah Putih Student Championship 2026. Kompetisi debat tingkat nasional antar-SMA/MA sederajat ini menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk menguji argumentasi sekaligus memperdalam pemahaman mereka terhadap isu-isu terkini.
Mengusung tema besar “Shaping Critical Youth in the Digital Era: Teknologi, Etika Digital, dan Kecerdasan Emosional untuk Mewujudkan Warga Negara yang Bertanggung Jawab”, kompetisi ini bertujuan mendorong pelajar agar tidak hanya mahir berargumen, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menyikapi fenomena digital di Indonesia.
Ketua Umum UKM DMP, Ridho Waridan Gumilar, menegaskan bahwa kemampuan menganalisis isu secara komprehensif adalah modal utama bagi pelajar untuk menjadi agen perubahan yang solutif. Ia berharap ajang ini menjadi katalisator bagi siswa untuk terus mengasah kecerdasan intelektual sekaligus menanamkan kesadaran etika dalam setiap ruang diskusi.
Senada dengan hal tersebut, Pembina UKM Debat Merah Putih, Roby Satya Nugraha, S.H., M.H., menyampaikan pandangannya:
“Debat bukan sekadar adu argumentasi, melainkan sarana pembentukan karakter, nalar kritis, dan kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, saya berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kepedulian terhadap masa depan bangsa.”
Kompetisi ini berlangsung melalui dua tahap: babak penyisihan secara daring pada 18 Juni 2026, yang dilanjutkan dengan babak quarterfinal hingga babak final secara luring pada 22 Juni 2026 bertempat di Ruang Soepomo, Fakultas Hukum, Universitas Pakuan.
Kualitas kompetisi dipastikan oleh Ketua Juri, Muhammad Amrul Haq Maulana, sosok yang dikenal luas sebagai Juri Institusi Terbaik 3 KDMI 2025 dan Juri Terekognisi LDI Bahasa Indonesia oleh Perpusnas pada tahun 2026.
Sebanyak 14 tim dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam ajang ini:
1. SMAN 7 Bogor
2. SMA Mardi Waluya Cibinong
3. SMA Xaverius 4 Palembang
4. SMA Plus YPHB
5. SMAN 6 Depok
6. SMA Insan Kamil
7. SMAN 4 Kota Bogor
8. SMAN 1 Dramaga
9. SMAN 2 Jakarta
10. SMAN 33 Jakarta
11. SMAN 3 Bogor
12. SMAN 10 Surabaya
13. SMAN 3 Depok
14. MAN 2 Kediri
Setelah melalui proses kompetisi yang ketat, berikut adalah para pemenang Debat Merah Putih Student Championship 2026:
• Juara 1: Tim Detroit (SMA Negeri 2 Jakarta)
• Juara 2: Tim Es Kuwut Melon (SMA Negeri 33 Jakarta)
• Juara 3: Tim Cogito Ergo Sum (SMA Mardi Waluya Cibinong)
• Pembicara Terbaik Keseluruhan: Jefferson Carlton Zhong (Tim Detroit – SMA Negeri 2 Jakarta)
Ketua Pelaksana, Nia Arfarini, menyatakan apresiasinya terhadap seluruh peserta. “Kami bangga melihat keberagaman perspektif yang dibawa oleh siswa dari berbagai kota. Mereka tidak hanya adu logika, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi harus dipadukan dengan empati dan etika digital,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan kompetisi ini, UKM DMP Fakultas Hukum Universitas Pakuan berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan karakter intelektual siswa, sekaligus menjadi ruang pembuktian bagi generasi muda Indonesia dalam menyuarakan gagasan-gagasan bernas yang relevan dengan perkembangan zaman.***
