Bogordaily.net – Venezuela gempa bumi menjadi salah satu bencana paling mematikan yang pernah dialami negara Amerika Selatan itu dalam lebih dari satu abad terakhir.
Angka korban terus bergerak naik. Hingga Kamis, 25 Juni 2026, pemerintah Venezuela melaporkan sedikitnya 164 orang meninggal dunia. Lebih dari 970 lainnya mengalami luka-luka.
Gempa datang beruntun.
Yang pertama berkekuatan magnitudo 7,2. Tidak lama kemudian disusul gempa magnitudo 7,5. Guncangannya terasa sangat kuat hingga merobohkan bangunan-bangunan di sekitar Caracas, ibu kota Venezuela.
Malam itu menjadi malam yang panjang.
Listrik padam di sejumlah wilayah. Sirene ambulans bersahutan. Tim penyelamat bekerja tanpa henti di tengah gelap dan debu reruntuhan. Warga ikut membantu mencari anggota keluarga yang masih tertimbun bangunan yang ambruk.
Negara bagian La Guaira menjadi daerah yang paling terpukul. Kawasan pesisir di utara Caracas itu mengalami kerusakan parah. Banyak rumah dan bangunan runtuh dalam hitungan detik.
Di kota Catia La Mar, suasana duka terasa di setiap sudut jalan.
Larry Rojas, 49 tahun, hanya bisa berdiri menatap bangunan yang telah menjadi puing. Sejumlah anggota keluarganya masih berada di bawah reruntuhan.
“Kami tidak punya apa-apa saat ini. Bahkan keberanian untuk masuk ke sana,” ujarnya dengan suara bergetar.
Peristiwa Venezuela gempa bumi juga memicu respons cepat dari dunia internasional. Prancis, Spanyol, dan Amerika Serikat menyatakan kesiapan mengirim tim penyelamat untuk membantu proses evakuasi dan pencarian korban.
Banyak warga memilih bermalam di jalanan. Mereka takut kembali ke rumah karena khawatir terjadi gempa susulan. Sebagian lainnya sibuk mencari kabar kerabat yang belum ditemukan.
Para ahli mencatat gempa magnitudo 7,5 yang mengguncang wilayah barat Caracas ini merupakan yang terkuat sejak 29 Oktober 1900. Saat itu Venezuela pernah diguncang gempa magnitudo 7,7 yang berpusat di wilayah lepas pantai.
Kini, harapan masih tersisa di antara tumpukan beton dan baja yang hancur. Setiap suara yang terdengar dari balik reruntuhan menjadi alasan bagi para penyelamat untuk terus menggali.
Namun satu hal sudah pasti. Venezuela gempa bumi kali ini akan tercatat sebagai salah satu tragedi paling kelam dalam sejarah modern negara tersebut.***
