HomeKabupaten BogorTanggapi Soal Angka ODGJ Tertinggi di Jawa Barat, Bupati Bogor Sebut Fasilitas...

Tanggapi Soal Angka ODGJ Tertinggi di Jawa Barat, Bupati Bogor Sebut Fasilitas Balai Kesejahteraan Sosial Bakal Ditingkatkan

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberikan tanggapan terkait jumlah Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) tertinggi di Jawa Barat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut, pihaknya akan meningkatkan sejumlah fasilitas salah satunya Balai Kesejahteraan Sosial yang saat ini telah ada di Citeureup akan dilengkapi untuk mengurangi jumlah angka tersebut.

“Tentunya kita ingin melengkapi seluruh fasilitas yang ada. Salah satunya tempat sementara kita ada namanya Balai Kesejahteraan Sosial yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bogor di Citeureup,” kata Rudy, Senin 29 Juni 2026.

Menurut Rudy, Pemkab Bogor nantinya akan meningkatkan juga Balai Kesejahteraan Sosial yang ada di Galuga hingga berkoordinasi dengan Rumah sakit Jiwa di kota Bogor.

“Lalu ada Balai Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial yang ada di Galuga, tetapi pusat rumah sakit untuk gangguan jiwa ada di Kota Bogor,” jelasnya.

Kemudian, Rudy meminta koordinasi hingga kolaborasi dari lintas daerah untuk senantiasa mengatasi permasalahan terkait Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Rumah sakit jiwa yang terdekat, inilah kita hidup berbangsa dan bernegara. Salah satu rumah sakit jiwa yang ada terdekat adalah Kota Bogor. Nah, inilah perlunya kolaborasi, sinergi, sinergitas antara kabupaten/kota, baik Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bogor, saling melengkapi,” ungkap Rudy.

Sebagai informasi, Kabupaten Bogor tercatat menjadi daerah dengan jumlah orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) tertinggi di Jawa Barat, dengan angka mencapai sekitar 7.321 orang berdasarkan data yang beredar.

Menanggapi temuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan akan melengkapi sejumlah fasilitas sosial yang sudah tersedia untuk menangani persoalan ini.

(Albin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here