Bogordaily.net– Memasuki musim kemarau yang disertai kondisi udara berdebu akibat berbagai proyek pembangunan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta risiko heat stroke akibat cuaca panas ekstrem.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan ISPA hingga kini masih menjadi salah satu penyakit dengan jumlah kasus terbanyak di Kota Bogor.
Meski demikian, pihaknya masih melakukan analisis terhadap data terbaru untuk mengetahui perkembangan jumlah kasus pada tahun ini.
“Untuk ISPA sendiri memang dari tahun ke tahun selalu masuk dalam daftar 10 besar penyakit terbanyak di Kota Bogor” ujarnya
Namun untuk jumlah keselurahan saat ini Dinkes Kota Bogor masih melakukan penelitian terhadap grafik soal kasus tersebut
“Terkait jumlah kasusnya saat ini sedang kami analisis. Mohon waktu ya, karena kemarin juga ada permintaan data tersebut. Apakah grafiknya meningkat atau tidak, saya harus cek datanya terlebih dahulu,” ujar Erna Nuraena,
Selain ISPA, Erna mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak cuaca panas yang berpotensi menyebabkan heat stroke.
Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem saat musim kemarau dapat berdampak pada kesehatan apabila masyarakat tidak menjaga kondisi tubuh dengan baik.
“Tetapi secara umum, memang diperlukan kewaspadaan lebih dari seluruh masyarakat dalam menghadapi cuaca yang ekstrem panas ini. Permasalahan yang sering terjadi adalah heat stroke (serangan akibat udara panas). Sehingga, masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kesehatannya, terutama memperhatikan rehidrasi,” katanya.
Erna juga mengingatkan pentingnya menjaga asupan cairan tubuh di tengah aktivitas sehari-hari.
Ia menilai banyak orang yang lupa memenuhi kebutuhan cairan karena terlalu fokus bekerja, sehingga berisiko mengalami dehidrasi.
“Kadang-kadang karena keasyikan bekerja kita lupa minum. Kita harus mengonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari untuk menghindari dehidrasi, serta dampak dari paparan debu dan sebagainya,” pungkasnya.
Dinkes Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat selama musim kemarau, seperti menggunakan masker saat beraktivitas.
Seperti area berdebu, memperbanyak konsumsi air putih, mengurangi aktivitas di bawah terik matahari dalam waktu lama, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala ISPA atau tanda-tanda heat stroke.***
