Bogordaily.net – Suasana di depan lokasi aksi sempat memanas. Sejumlah massa menyuarakan tuntutan agar Kormi Kabupaten Bogor dibubarkan.
Namun, alih-alih membalas dengan emosi, Ketua Kormi Kabupaten Bogor, Rike Iskandar, memilih naik ke atas mobil komando dan berbicara langsung di hadapan para pengunjuk rasa.
Sikap itu menjadi titik balik. Penjelasan yang disampaikan Rike perlahan mengubah suasana. Dialog menggantikan teriakan.
Di atas mobil komando, Selasa (28/7/2026), Rike menegaskan bahwa Kormi merupakan singkatan dari Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia, sebuah organisasi yang berfokus mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat melalui olahraga rekreasi.
“Kalau berbeda itu tidak masalah. Tapi kalau ada sesuatu yang belum jelas, silakan ditanyakan,” kata Rike di hadapan massa.
Ia menjelaskan, keberadaan Kormi bukan sekadar menyelenggarakan kegiatan olahraga. Organisasi tersebut memiliki misi membangun budaya hidup sehat agar masyarakat tetap bugar sehingga mampu menjalankan aktivitas dan mencari nafkah dengan kondisi fisik yang prima.
Menurutnya, olahraga rekreasi juga memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya daerah.
Rike mencontohkan permainan tradisional seperti egrang yang selama ini menjadi bagian dari olahraga rekreasi masyarakat Sunda. Permainan tersebut, kata dia, bukan hanya hiburan, tetapi juga bagian dari pelestarian budaya yang harus dijaga bersama.
“Itu salah satu tugas Kormi. Kita juga harus melestarikan budaya. Kalau bukan kita, siapa yang akan melestarikannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kormi Kabupaten Bogor selalu membuka ruang komunikasi bagi siapa pun yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai program, tugas, maupun peran organisasi tersebut.
Pendekatan dialogis itu akhirnya membuahkan hasil. Massa aksi yang semula menyampaikan tuntutan pembubaran mulai memahami posisi dan fungsi Kormi Kabupaten Bogor sebagai organisasi olahraga rekreasi masyarakat.
Setelah mendapat penjelasan secara langsung dari Ketua Kormi Kabupaten Bogor, para peserta aksi membubarkan diri dengan tertib sehingga situasi kembali kondusif.***
