Bogordaily.net – Puluhan siswa dan guru SDN Ciherang 01, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa tersebut diketahui pada Kamis, 6 Agustus 2026, sekitar pukul 14.30 WIB. Sejumlah siswa dan guru dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan yang diberikan melalui program MBG.
Berdasarkan data sementara, terdapat 24 orang yang mengalami gejala. Mereka terdiri dari siswa dan guru yang kemudian mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Dramaga.
Gejala yang dialami para korban di antaranya muntah-muntah dan kondisi tubuh yang lemas. Para siswa dan guru yang mengalami keluhan langsung dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan dari tenaga medis.
Kabar tersebut kemudian mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor. Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau langsung kondisi para korban pada Jumat, 7 Agustus 2026 dini hari.
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan juga langsung melakukan langkah pemeriksaan untuk mengetahui penyebab munculnya gejala yang dialami para siswa dan guru.
Sampel makanan dari menu MBG telah diambil untuk selanjutnya diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan apakah makanan yang dikonsumsi berkaitan dengan keluhan kesehatan yang dialami para korban.
Sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, operasional dapur penyedia makanan MBG untuk sementara dihentikan.
Penghentian tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus untuk memastikan keamanan makanan yang nantinya kembali diberikan kepada para penerima manfaat.
Hingga saat ini, penyebab pasti para siswa dan guru mengalami gejala tersebut belum dapat dipastikan. Pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan dari Labkesda.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena Program MBG menyasar anak-anak sekolah sebagai salah satu kelompok penerima manfaat. Pemeriksaan terhadap kualitas makanan dan kondisi dapur penyedia menjadi bagian penting untuk memastikan makanan yang diberikan tetap aman dikonsumsi.
Pemerintah Kabupaten Bogor masih melakukan penanganan dan pemantauan terhadap kondisi para siswa serta guru yang mengalami gejala setelah menyantap menu MBG tersebut.***
