Bogordaily.net – Hutan Gunung Salak kembali menjadi perbincangan. Bukan karena jalur pendakian, bukan pula karena kisah mistis yang kerap menyelimuti gunung di selatan Bogor itu. Kali ini, perhatian publik tertuju pada dua patung raksasa yang bentuknya disebut-sebut menyerupai kepala Firaun Mesir.
Video penemuan patung tersebut beredar luas di media sosial sejak Jumat (7/8/2026). Dalam rekaman singkat itu tampak dua patung berukuran besar berdiri di tengah rimbunnya pepohonan dan semak belukar. Sekilas, bentuk wajahnya memang mengingatkan pada patung-patung Firaun yang banyak ditemukan di Mesir.
Lalu pertanyaan pun bermunculan. Bagaimana patung sebesar itu bisa berada di tengah hutan Gunung Salak?
Menurut narasi yang beredar, patung tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pria yang sedang mencari rumput di kawasan hutan. Ia kemudian merekam temuannya dan mengunggah video tersebut hingga akhirnya menjadi viral.
Tak butuh waktu lama, kolom komentar dipenuhi berbagai teori. Ada yang mengaitkannya dengan peninggalan sejarah, ada pula yang menduga lokasi itu menyimpan kisah masa lalu yang belum pernah terungkap.
Namun, dugaan tersebut belum memiliki dasar yang kuat.
Justru, sebagian warganet lainnya memberikan penjelasan yang lebih masuk akal. Mereka menduga patung tersebut merupakan bekas properti sebuah objek wisata, taman hiburan, atau proyek yang tidak pernah selesai dibangun sehingga akhirnya terbengkalai di kawasan tersebut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang memastikan asal-usul patung tersebut.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun instansi terkait juga belum memberikan penjelasan mengenai keberadaan dua patung yang viral tersebut.
Karena itu, berbagai informasi yang beredar di media sosial masih sebatas dugaan. Belum ada bukti arkeologis maupun kajian dari pihak berwenang yang menyebut patung tersebut sebagai peninggalan sejarah.
Fenomena ini kembali menunjukkan bagaimana sebuah video singkat dapat memancing rasa penasaran publik. Dalam hitungan jam, beragam teori bermunculan dan berkembang tanpa disertai data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Yang pasti, hingga saat ini, status keberadaan patung mirip Firaun di Gunung Salak masih menjadi tanda tanya. Asal-usulnya belum diketahui, dan masyarakat diimbau tidak terburu-buru mempercayai klaim bahwa patung tersebut merupakan peninggalan sejarah sebelum ada penjelasan resmi dari pihak yang berwenang.***
