Bogordaily.net – Aduan masyarakat datang dari warga RT 05 RW 13, Villa Bogor Indah (VBI), Ciparigi, Kota Bogor, terkait kondisi aliran sungai yang disebut kerap dipenuhi sampah.
Menurut warga, persoalan tersebut bukan baru terjadi sekali. Sampah disebut masih sering terbawa aliran sungai hingga masuk ke wilayah Villa Bogor Indah dan mengganggu kondisi lingkungan sekitar.
Warga menduga sampah tersebut berasal dari kawasan hulu yang berjarak sekitar 500 meter hingga 1 kilometer dari wilayah permukiman. Salah satu sumber yang diduga menjadi penyumbang sampah adalah aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sekitar aliran sungai.
Berbagai jenis sampah dilaporkan kerap ditemukan, mulai dari buah dan sayuran busuk, peti atau kotak buah, kardus, styrofoam bekas makanan hingga sampah plastik.
Sampah-sampah tersebut kemudian terbawa arus dan menumpuk di bagian sungai yang berada di kawasan Villa Bogor Indah.
Sejumlah warga juga menyampaikan bahwa pengelolaan sampah di kawasan perumahan sebenarnya telah dilakukan secara rutin. Salah seorang warga menyebut sampah di lingkungan VBI setiap hari diangkut dan dipisahkan antara sampah basah dan kering.
Warga tersebut juga mengatakan kondisi sungai sempat terlihat lebih bersih ketika aktivitas PKL di sekitar kawasan ditertibkan selama kurang lebih dua minggu.
Namun, setelah aktivitas perdagangan kembali berlangsung, sampah seperti styrofoam, kemasan makanan, sayuran, buah busuk hingga peti buah kembali ditemukan di aliran sungai.
“Disinilah peran RT RW harus berfungsi, kerja bakti bersihkan sama sama, kasih himbauan warga, PKL jangan buang sampah sembarangan… Yang nyampah siapa, yang suruh bersihin siapa.”
Warga lainnya menilai keberadaan PKL di sekitar aliran sungai perlu mendapat perhatian dari pemerintah setempat, terutama terkait kebiasaan membuang sampah.
“Itu yang nyampah kerjaan para PKL di sekitar vila bogor, itu banyak sampah stereofom bekas makanan dan kemasan buah……makanya oak lurah tolong tertinkan para PKL, minimal himbauan untuk buang sampah pada tempatnya”
Namun, tidak semua warga sepakat bahwa sampah tersebut berasal dari PKL maupun kawasan sekitar VBI. Ada pula warga yang menduga sampah berasal dari permukiman di bagian hulu sungai.
“jelas2 itu yg buang orang2 di hilir nya. sekelas perumahan sih ga mungkin buang sampah ke sungai. apalagi vbi . pasti orang2 kampung di aliran atas sono”
Sementara itu, seorang warga mengaku pernah melihat langsung seseorang membuang sampah ke sungai.
“Pernah liat dgn mata sendiri… orang buang sampah siang hari dengan santainya pdhl bnyk org…sy bilang eehh buu ko buang sampah disitu… langsung pergi dia..”
Perbedaan pendapat tersebut menunjukkan bahwa persoalan sampah di aliran sungai tidak hanya berkaitan dengan kondisi di satu titik, tetapi juga dengan perilaku masyarakat di sepanjang aliran sungai.
Warga berharap, pihak terkait dapat menelusuri sumber sampah serta mengambil langkah penanganan secara menyeluruh, termasuk memberikan imbauan maupun melakukan penertiban apabila ditemukan pihak yang membuang sampah sembarangan.
Dengan begitu, sampah dari kawasan hulu tidak terus terbawa arus hingga menjadi persoalan bagi warga di wilayah Villa Bogor Indah.***
