Bogordaily.net – Harga emas Antam mengalami fluktuasi sepanjang perdagangan pekan 10-16 Agustus 2026. Sempat menguat pada awal pekan, harga emas batangan kemudian beberapa kali terkoreksi sebelum kembali naik pada akhir pekan.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam ukuran 1 gram pada Senin (10/8/2026) berada di level Rp2.690.000 per gram.
Pada akhir pekan, Minggu (16/8/2026), harga emas Antam 1 gram tercatat Rp2.675.000 per gram.
Dengan demikian, harga emas Antam sepanjang sepekan turun Rp15.000 atau sekitar 0,55 persen dibandingkan posisi awal pekan.
Harga Emas Antam 10-16 Agustus 2026
Pergerakan harga emas Antam 1 gram sepanjang pekan tersebut cukup dinamis.
Berikut rinciannya:
* Senin (10/8): Rp2.690.000 per gram
* Selasa (11/8): Rp2.710.000 per gram
* Rabu (12/8): Rp2.680.000 per gram
* Kamis (13/8): Rp2.700.000 per gram
* Jumat (14/8): Rp2.664.000 per gram
* Sabtu (15/8): Rp2.675.000 per gram
* Minggu (16/8): Rp2.675.000 per gram
Harga tertinggi selama pekan tersebut terjadi pada Selasa (11/8), ketika emas Antam mencapai Rp2.710.000 per gram.
Sementara harga terendah tercatat pada Jumat (14/8), yakni Rp2.664.000 per gram.
Setelah menyentuh titik terendah pada Jumat, harga emas kembali naik Rp11.000 pada Sabtu menjadi Rp2.675.000 per gram dan bertahan pada level tersebut hingga Minggu.
Harga Buyback Emas Antam Ikut Bergerak
Pergerakan berbeda terlihat pada harga buyback emas Antam. Harga pembelian kembali emas oleh Antam justru mengalami kenaikan sepanjang pekan.
Pada Senin (10/8), harga buyback berada di Rp2.511.000 per gram.
Kemudian pada Minggu (16/8), harga buyback naik menjadi Rp2.525.000 per gram.
Artinya, harga buyback meningkat Rp14.000 per gram sepanjang periode tersebut.
Pergerakan harga emas dalam sepekan menunjukkan bahwa harga emas Antam tidak bergerak satu arah. Harga sempat naik dan turun beberapa kali sebelum berakhir pada level Rp2.675.000 per gram.
Bagi masyarakat yang ingin membeli atau menjual emas, pergerakan harga harian tetap penting diperhatikan karena harga emas dapat berubah mengikuti kondisi pasar.***
