HomeKabupaten BogorFinal Tirta Karya Cup 2026: Tim Bule Tantang Tim Evi, Misi Revans...

Final Tirta Karya Cup 2026: Tim Bule Tantang Tim Evi, Misi Revans Setelah Kalah di Penyisihan

Bogordaily.net – Turnamen bulutangkis Sarimbit Tirta Karya Cup 2026 memasuki partai puncak malam ini. Final mempertemukan dua tim yang sudah saling mengenal: Tim Bule melawan Tim Evi.

Pertemuan ini bukan sekadar pertandingan final.

Bagi Tim Bule, ada urusan yang belum selesai.

Pada fase penyisihan grup, Tim Bule harus mengakui keunggulan Tim Evi dengan skor 2-1. Kekalahan tersebut kini menjadi bahan bakar untuk menghadapi pertandingan penentuan gelar juara.

Kapten Tim Bule, Jikew, menyebut partai final sebagai momentum untuk melakukan revans.

“Bertemu Tim Evi di final merupakan momentum untuk kami revans ketika kalah dalam babak penyisihan grup,” ujar Jikew kepada Bogordaily.net saat ditemui usai pertandingan, Rabu malam.

Jalan Tim Bule menuju final tidak mudah. Namun, mereka menunjukkan permainan yang cukup meyakinkan dalam pertandingan sebelumnya.

Salah satu laga berlangsung ketat ketika pasangan Bule/Jikew menghadapi Reza/Regi. Pertandingan berakhir dengan skor tipis 30-28 untuk Bule/Jikew.

Di pertandingan lainnya, Toni/Jikew harus mengakui keunggulan Regi/Dodon dengan skor 9-30.

Namun, Tim Bule kembali bangkit melalui pasangan Bule/Toni yang menang telak 30-12 atas Dodon/Reza.

Hasil tersebut memperlihatkan satu hal: kekuatan Tim Bule tidak bertumpu pada satu pasangan saja.

Di kubu seberang, Tim Evi juga tidak datang ke final dengan tangan kosong.

Agustira dari Tim Evi mengatakan timnya memiliki modal penting karena sebelumnya berhasil mengalahkan Tim Bule pada fase penyisihan.

Namun, ia mengakui kekuatan lawannya.

“Tim Bule memang kuat dan unggul secara materi pemain. Kami siap mengalahkan kembali,” kata Agustira.

Artinya, Tim Evi tidak ingin memberikan kesempatan kedua kepada Tim Bule.

Mereka ingin kemenangan di fase grup kembali terulang di pertandingan paling penting.

Pertandingan final diperkirakan berlangsung sengit.

Tim Bule memiliki motivasi revans. Tim Evi memiliki kepercayaan diri karena pernah menang.

Di atas kertas, Tim Bule disebut memiliki materi pemain yang kuat. Tetapi bulutangkis tidak dimainkan di atas kertas.

Satu kesalahan kecil bisa mengubah pertandingan. Satu reli panjang bisa menguras tenaga. Dan dalam format pertandingan antartim, kedalaman pemain juga menjadi penentu.

Karena itu, pertandingan malam ini bukan hanya soal siapa yang memiliki pemain terbaik.

Yang lebih penting adalah siapa yang mampu bermain lebih tenang ketika skor mulai mendekati angka penentuan.

Berikut hasil pertandingan yang mengantarkan persaingan menuju partai final:

* Tim Evi vs Tim Obay: 3-0
* Tim Bule vs Tim Regi: 2-1
* Bule/Jikew vs Reza/Regi: 30-28
* Toni/Jikew vs Regi/Dodon: 9-30
* Bule/Toni vs Dodon/Reza: 30-12

Kini semua catatan itu akan ditinggalkan.

Di final, tidak ada lagi hitung-hitungan pertandingan penyisihan.

Tim Bule datang membawa satu misi: membalas kekalahan.

Tim Evi datang dengan keyakinan: kemenangan pertama bukan kebetulan.

Malam ini, Tirta Karya Cup 2026 akan mendapatkan juaranya.

Dan bagi Jikew dan kawan-kawan, final ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa kekalahan di fase grup hanyalah cerita lama.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here