Bogordaily.net – Puluhan pengurus Karang Taruna (Katar) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor mengikuti kegiatan pelatihan media yang digelar selama dua hari di Hotel Accram, Jalan Raya Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Adapun, kegiatan yang berlangsung pada Kamis-Jumat, 3-4 September 2026 tersebut mengusung tema “Menjadi Media Pelapor Kemasyarakatan, Kuat dan Berdampak di Kabupaten Bogor”
Dalam kegiatan itu, masing-masing pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan se-Kabupaten Bogor mengirimkan dua orang peserta untuk mengikuti pelatihan.
Pelatihan media tersebut turut dihadiri Bupati Bogor Rudy Susmanto yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Drs. Bambang Widodo Tawekal.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf.
Ketua PKKT Kabupaten Bogor, Heri Gunawan, mengatakan pelatihan media tersebut merupakan salah satu program kerja Karang Taruna Kabupaten Bogor.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada satu kali pelaksanaan, tetapi dapat terus berkelanjutan melalui sinergi dengan berbagai perangkat daerah, khususnya Diskominfo Kabupaten Bogor.
“Pelatihan media ini mudah-mudahan acaranya tidak sekali saja, tetapi berkelanjutan. Ke depan kami berharap ada program dari Diskominfo,” kata Heri Gunawan, Jum’at 4 September 2026.
Menurutnya, sinergi antara Karang Taruna dan dinas-dinas terkait sangat penting untuk memperkuat peran organisasi kepemudaan dalam pembangunan sosial dan penyebaran informasi kepada masyarakat.
Ia juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada para peserta yang hadir. Saya melihat orang-orang kreatif semua. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menghasilkan ide, gagasan dan tim yang solid untuk mengawal kegiatan Karang Taruna, sekaligus mengawal kegiatan Pemerintah Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, pria yang juga merupakan anggota DPRD dari Dapil IV Kabupaten Bogor itu, menjelaskan bahwa pengembangan media dan digital menjadi salah satu fokus kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Bogor.
Menurutnya, pemanfaatan media sosial harus dilakukan secara masif agar berbagai kegiatan positif Karang Taruna dapat diketahui masyarakat, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.
“Kita ingin bagaimana media sosial ini bisa masif, sampai ke pemerintahan kecamatan dan juga tingkat desa,” ujarnya.
Ia berharap ke depan setiap kecamatan hingga desa memiliki tim media yang mampu menyampaikan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang dilakukan Karang Taruna.
“Saya ingin teman-teman di bawah menjadi mata, telinga dan mulut Karang Taruna. Kegiatan di tingkat desa dan kecamatan bisa tersampaikan kepada masyarakat bahwa Karang Taruna tidak diam saja,” ungkapnya.
Menurut Heri, setiap kegiatan positif perlu dipublikasikan agar masyarakat mengetahui bahwa Karang Taruna hadir dan berperan aktif di tengah kehidupan sosial.
Dia menilai perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut generasi muda untuk mampu beradaptasi, khususnya dalam bidang digital dan media.
“Kalau pemuda tidak punya keterampilan, tidak bisa adaptif, maka akan tertinggal,” bebernya.
Jadi kata dia jumlah pemuda yang besar harus diimbangi dengan peningkatan keterampilan agar dapat menjadi kekuatan pembangunan.
Menurutnya, jumlah pemuda yang besar tanpa dibekali keterampilan dapat menimbulkan berbagai persoalan sosial, mulai dari pengangguran hingga kemiskinan.
“Pemuda hari ini jumlahnya sangat banyak. Tetapi kalau tidak memiliki keterampilan, itu menjadi masalah utama. Bisa berdampak pada pengangguran, kemiskinan dan persoalan sosial lainnya yang tentu tidak kita harapkan,” katanya.
Karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kemampuan pemuda dalam menghadapi perkembangan teknologi.
“Era hari ini serba digital. Sangat penting bagaimana kita bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi ini dan jangan sampai tertinggal,” tambah dia.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Drs. Bambang Widodo Tawekal, membacakan sambutan tertulis Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor menyampaikan bahwa Karang Taruna memiliki peran penting dalam pembangunan sosial di tengah masyarakat.
“Karang Taruna adalah tulang punggung pembangunan sosial, menebar kepedulian sosial dan membangun desa di seluruh penjuru Kabupaten Bogor,” demikian pesan Bupati Bogor yang dibacakan Bambang Widodo Tawekal.
Namun demikian, Bupati menilai perkembangan zaman menuntut Karang Taruna untuk mampu beradaptasi dengan perubahan, terutama di era digital.
“Kita harus menyadari bahwa zaman sudah berubah. Hari ini kita hidup di era digital, di era disrupsi digital, di mana arus informasi bergerak dalam hitungan detik,” lanjutnya.
Karang Taruna, kata dia, tidak hanya dituntut hadir secara fisik di tengah masyarakat, tetapi juga harus mampu menyampaikan berbagai aksi nyata dan program kerja melalui media.
Menurutnya, masih banyak kerja keras pemuda di desa-desa yang belum diketahui secara luas karena keterbatasan dalam pengelolaan media dan publikasi.
“Padahal di era digital ini, apa yang tidak terpublikasi seolah-olah tidak pernah terjadi,” ungkapnya.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan media bagi pengurus Karang Taruna tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga menilai keberadaan tim media dari kalangan pemuda dapat membantu penyebaran informasi mengenai berbagai kegiatan positif yang berlangsung di masyarakat.
Selain kemampuan dalam mengelola media sosial, para pengurus Karang Taruna juga didorong untuk memahami dasar-dasar jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Pemahaman tersebut dinilai penting agar informasi yang disampaikan dapat disusun secara baik, akurat, bertanggung jawab dan memberikan dampak positif.
“Pengurus Karang Taruna penting untuk menguasai prinsip dan dasar-dasar jurnalistik,” ungkap dia.***
(Albin)
