Bogordaily.net – Acara musik Rice City Rebel yang digagas sepenuhnya oleh komunitas musik metal BlackHole Karawang telah sukses terselenggara di 53 Club & Cafe, Karawang.
Gelaran ini berdiri di atas kemandirian penuh: tanpa pendanaan dari pihak manapun, melainkan murni lahir dari totalitas, pengorbanan, dan kerja keras seluruh anggota komunitas serta pihak-pihak yang terlibat.
Di antara deretan nama musisi yang membakar panggung, hadir PARAMEDIS666, band yang berakar dari Desa Cipari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat bermusik tidak mengenal batas wilayah maupun jarak.
Berangkat dari tanah kelahirannya yang jauh dari pusat keramaian besar, PARAMEDIS666 membawa karakter dan kegigihan khas masyarakat pedesaan ke panggung Rice City Rebel. Penampilan mereka menegaskan tekad yang kuat: bermusik bukan soal kemewahan, melainkan soal ketulusan dan kesetiaan terhadap terhadap apa yang dipercayai.
Menyikapi terselenggaranya acara ini, Uie Bloodhammer, Drummer PARAMEDIS666, menyampaikan perasaannya:
“Kami datang dari Cipari, Cilacap — perjalanan jauh yang kami tempuh tanpa keraguan. Acara Rice City Rebel ini membuktikan: kekuatan sejati musik bukan datang dari sponsor atau dana besar, melainkan dari hati yang menyatu. Terima kasih BlackHole Karawang, kalian membuktikan bahwa kita bisa berdiri tegak dengan kekuatan persaudaraan. Musik kita, perjuangan kita dan bersama kita,” katanya.
Band yang hadir dari berbagai daerah mulai dari Karawang, Tangerang, Jakarta, hingga dari Malaysia. PARAMEDIS666 turut menyumbangkan tenaga dan karya demi keberhasilan acara ini. Semangat mereka sejalan dengan semangat penyelenggara: berdiri sendiri, berjuang bersama, dan membuktikan bahwa kekuatan sejati lahir dari kesetiaan dan persaudaraan sesama pencinta musik.
Kehadiran PARAMEDIS666 di Karawang bukan sekadar pertunjukan, melainkan perjalanan panjang yang dijalani dengan ketulusan. Semangat ini menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Rice City Rebel — sebuah acara yang dibangun dari nol, dibiayai oleh hati, dan dijalankan dengan sepenuh jiwa.***
