Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor terus melakukan monitoring harga sejumlah komoditas pangan di pasar selama September 2026.
Berdasarkan data monitoring yang dilakukan pada 2, 10, dan 18 September 2026 pukul 13.00 WIB, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami perubahan harga, sementara beberapa komoditas lainnya relatif stabil.
Pada monitoring 2 September 2026, harga beras medium tercatat sebesar Rp13.169 per kilogram. Harga tersebut kemudian turun menjadi Rp13.124 pada 10 September dan kembali turun menjadi Rp13.061 per kilogram pada 18 September.
Sementara itu, komoditas cabai rawit merah menunjukkan kenaikan. Pada 2 September, harganya tercatat Rp59.603 per kilogram, kemudian meningkat menjadi Rp68.032 pada 10 September dan kembali naik menjadi Rp68.667 per kilogram pada 18 September.
Berbeda dengan cabai rawit, harga cabai merah mengalami pergerakan cukup signifikan. Dari Rp35.295 per kilogram pada 2 September, harganya naik menjadi Rp68.032 pada 10 September, sebelum kembali turun menjadi Rp34.487 per kilogram pada 18 September.
Untuk komoditas daging, harga daging sapi tercatat relatif stabil. Pada 2 September berada di angka Rp138.718 per kilogram, turun tipis menjadi Rp138.485 pada 10 September, kemudian kembali menjadi Rp138.718 pada 18 September.
Sedangkan harga daging ayam broiler bergerak turun tipis, dari Rp42.026 per kilogram pada 2 September menjadi Rp42.016 pada 10 September dan Rp41.397 per kilogram pada 18 September.
Komoditas lainnya juga menunjukkan pergerakan yang relatif terkendali. Harga bawang merah turun dari Rp32.679 per kilogram pada 2 September menjadi Rp32.381 pada 10 September dan Rp31.564 per kilogram pada 18 September.
Harga bawang putih juga mengalami penurunan bertahap, yakni dari Rp33.800 per kilogram menjadi Rp33.300 dan kemudian Rp33.227 per kilogram.
Sementara harga gula pasir kemasan tercatat Rp18.735 per kilogram pada 2 September, turun menjadi Rp18.657 pada 10 September, lalu naik tipis menjadi Rp18.780 per kilogram pada 18 September.
Untuk minyak goreng kemasan, harga bergerak turun dari Rp21.153 per liter pada 2 September menjadi Rp21.125 pada 10 September dan Rp21.073 per liter pada 18 September.
Adapun harga telur ayam broiler mengalami kenaikan bertahap. Dari Rp26.090 per kilogram pada 2 September, menjadi Rp26.175 pada 10 September dan Rp26.378 per kilogram pada 18 September.
Sementara itu, harga gas LPG 3 kilogram tercatat stabil selama periode monitoring, yakni sebesar Rp18.350 per tabung pada 2, 10, maupun 18 September 2026.
Data monitoring tersebut menunjukkan bahwa hingga 18 September 2026, beberapa komoditas mengalami penurunan harga dibandingkan awal September, di antaranya beras medium, daging ayam broiler, bawang merah, bawang putih, dan minyak goreng kemasan.
Di sisi lain, cabai rawit merah dan telur ayam broiler mengalami kenaikan dibandingkan harga pada 2 September. Sementara gas LPG 3 kilogram dan daging sapi tercatat berada pada harga yang sama dengan awal periode monitoring.
Monitoring harga komoditas pasar ini menjadi bagian dari pemantauan kondisi perdagangan dan perkembangan harga kebutuhan masyarakat di pasar Kabupaten Bogor.***

